• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Minggu, 26 April 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Misteri Kisah Ashabul Qaryah dalam Surat Yasin: Bukan Anthakiyah Lalu Siapa?

Selasa. 28 November 2023 15:14
Reading Time: 3 mins read
449
A A
0
Misteri Kisah Ashabul Qaryah dalam Surat Yasin: Bukan Anthakiyah Lalu Siapa?

#image_title

833
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Misteri Kisah Ashabul Qaryah dalam Surat Yasin: Bukan Anthakiyah Lalu Siapa?

loading…

Ashabul Qaryah adalah para penyembah berhala. Ilustrasi: Ist

ADVERTISEMENT
Allah SWT berfirman:

﴿ وَٱضۡرِبۡ لَهُم مَّثَلًا أَصۡحَٰبَ ٱلۡقَرۡيَةِ إِذۡ جَآءَهَا ٱلۡمُرۡسَلُونَ (١٣)إِذۡ أَرۡسَلۡنَآ إِلَيۡهِمُ ٱثۡنَيۡنِ فَكَذَّبُوهُمَا فَعَزَّزۡنَا بِثَالِث فَقَالُوٓاْ إِنَّآ إِلَيۡكُم مُّرۡسَلُونَ (١٤)قَالُواْ مَآ أَنتُمۡ إِلَّا بَشَر مِّثۡلُنَا وَمَآ أَنزَلَ ٱلرَّحۡمَٰنُ مِن شَيۡءٍ إِنۡ أَنتُمۡ إِلَّا تَكۡذِبُونَ (١٥) قَالُواْ رَبُّنَا يَعۡلَمُ إِنَّآ إِلَيۡكُمۡ لَمُرۡسَلُونَ (١٦)وَمَا عَلَيۡنَآ إِلَّا ٱلۡبَلَٰغُ ٱلۡمُبِينُ (١٧) قَالُوٓاْ إِنَّا تَطَيَّرۡنَا بِكُمۡۖ لَئِن لَّمۡ تَنتَهُواْ لَنَرۡجُمَنَّكُمۡ وَلَيَمَسَّنَّكُم مِّنَّا عَذَابٌ أَلِيم (١٨) قَالُواْ طَٰٓئِرُكُم مَّعَكُمۡ أَئِن ذُكِّرۡتُمۚ بَلۡ أَنتُمۡ قَوۡم مُّسۡرِفُونَ (١٩) ﴾ يس

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

“Dan buatlah bagi mereka suatu perumpamaan, yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan-utusan datang kepada mereka. (yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, maka ketiga utusan itu berkata: “Sesungguhnya kami adalah orang-orang di utus kepadamu”. Mereka menjawab: “Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami dan Allah yang Maha Pemurah tidak menurunkan sesuatupun, kamu tidak lain hanyalah pendusta belaka”. Mereka berkata: “Tuhan kami mengetahui bahwa sesungguhnya kami adalah orang yang diutus kepada kamu”. Dan kewajiban kami tidak lain hanyalah menyampaikan (perintah Allah) dengan jelas”. Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami bernasib malang karena kamu, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti (menyeru kami), niscaya kami akan merajam kamu dan kamu pasti akan mendapat siksa yang pedih dari kami”. Utusan-utusan itu berkata: “Kemalangan kamu adalah karena kamu sendiri. apakah jika kamu diberi peringatan (kamu bernasib malang)? sebenarnya kamu adalah kaum yang melampui batas“. ( QS Yaasin : 13-19).

Abu Bakar Zakaria dalam bukunya yang diterjemahkan Abu Umamah Arif Hidayatullah berjudul “Paganisme Sebelum Nabi Musa as” (Islam House, 2014) mengisahkan tentang Ashabul Qoryah serta kesyirikan yang terjadi di tengah-tengah mereka.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, para ulama salaf dan ulama belakangan mengatakan bahwa yang dimaksud dengan Qoryah ini tiada lain ialah Anthakiyah. Hal ini sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Ishaq, mengacu dengan riwayat yang sampai kepadanya dari sahabat Ibnu Abbas dan lainnya. Pendapat inilah yang banyak dipegang oleh jumhur ahli tafsir.

Penduduk Qoryah mempunyai seorang raja yang bernama Anthikhas bin Inthikhas. Ia merupakan salah satu dari anggota dinasti Fir’aun , yang menyembah berhala , mempraktikkan kesyirikan bersama penduduknya, dan mereka mempunyai tiga patung yang biasa disembah. Nama-nama berhala tersebut ialah Rumsa, ada yang mengatakan namanya Arthamis.

Dan para ulama berbeda pendapat tentang nama raja tersebut menjadi dua pendapat, ada yang mengatakan namanya ialah Anthikhas, pendapat kedua menyebutkan namanya ialah Anthara. Menurut pendapat yang pilih oleh Ibnu Jarir namanya adalah Ibthihas.

Selanjutnya Allah SWT mengutus kepada penduduk tersebut tiga orang rasul, mereka bernama Shodiq, Shoduq dan Syalum. Imam Ibnu Jarir menerangkan, seorang rasul di antara ketiganya diutus kepada penduduk tersebut. Seorang lagi diutus kepada penduduk Madinah. Kedua rasul itu mereka dustakan.

Allah SWT mengistimewakan yang ketiga dari yang lainya. Qatadah mengklaim bahwa nama-nama utusan tadi ialah utusan dari al-Masih, bukan utusan tersendiri yang Allah SWT angkat untuk kaum tersebut. Namun, nabi Isa as yang mengutus mereka untuk penduduk tersebut. Adapun nama dua utusan yang pertama ialah Syam’un dan Yohana, adapun nama utusan yang ketiga bernama Paulus.

Imam Ibnu Katsir mengomentari pendapat tadi dengan mengatakan, Pendapat ini sangat lemah, sebab penduduk Anthakiyah beriman kepada nabi Isa tatkala beliau diutus kepada mereka, di antaranya ada tiga orang yang menjadi pengikut setianya. Dan Anthakiyah tersebut merupakan salah satu dari tiga kota yang pertama kali beriman dengan al-Masih pada masa itu.

Oleh sebab itu, kota ini sekarang menjadi salah satu dari empat kota besar yang masih memiliki agama Nashrani yang kuat, yaitu Anthakiyah, al-Quds, Alexanderia, dan Roma, kemudian ditambah dengan Kostantinopel, mereka ini semua tidak dibinasakan.

Sedangkan penduduk yang dicantumkan dalam al-Qur’an mereka itulah yang dibinasakan tanpa tersisa, sebagaimana dijelaskan dalam akhir kisah mereka, manakala membunuh para utusan yang datang pada mereka.

Allah SWT menegaskan dalam firman-Nya:

اِنۡ كَانَتۡ اِلَّا صَيۡحَةً وَّاحِدَةً فَاِذَا هُمۡ خٰمِدُوۡنَ

“Tidak ada siksaan atas mereka melainkan satu teriakan suara saja; maka tiba-tiba mereka semuanya mati“.(QS Yaasin: 29).

Abu Bakar Zakaria mengatakan akan tetapi, taruhlah benar jika tiga rasul yang disebutkan dalam al-Qur’an tadi memang diutus kepada penduduk Anthakiyah yang ada pada saat itu lalu mereka mendustakannya sehingga Allah SWT membinasakan mereka semua. Kemudian negeri tersebut hidup kembali, dan manakala pada zamannya nabi Isa as maka mereka beriman kepada rasul yang diutus pada mereka. Barangkali kalau demikian maksudnya maka tidak mengapa, wallahu a’lam“.

Kemudian Imam Ibnu Katsir melanjutkan dengan menuturkan, “Adapun pendapat yang menyatakan bahwa kisah ini yakni yang dikisahkan dalam al-Qur’an adalah kisah pengikutnya nabi Isa, maka pendapat ini lemah. Sebagaimana telah kami kemukakan argumennya. Sebab tekstual yang ada didalam al-Qur’an mengandung konsekuensi kalau para utusan (yang diutus oleh nabi Isa) tersebut datang dari sisi Allah ta’ala”.

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: AlquranAnthakiyahAshabulBukandalamibnu katsirKisahkisah kisah dalam alquranLalumisteriQaryahSiapaSuratsurat yasintafsir alquranYasin

ADVERTISEMENT
Previous Post

Inilah Keutamaan Surat ‘Alam Nasyrah’, Surat Penyemangat Dakwah Nabi SAW

Next Post

Berdoa Hanya kepada Allah Taala Semata adalah Ciri Para Nabi

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Berdoa Hanya kepada Allah Taala Semata adalah Ciri Para Nabi

Berdoa Hanya kepada Allah Taala Semata adalah Ciri Para Nabi

Bacaan 5 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah, Lengkap dengan Latin dan Terjemahan

Bacaan 5 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah, Lengkap dengan Latin dan Terjemahan

Hanya Allah yang Mampu Mengabulkan Doa, Begini Penjelasan Imam Masjid Nabawi Abdul Muhsin

Hanya Allah yang Mampu Mengabulkan Doa, Begini Penjelasan Imam Masjid Nabawi Abdul Muhsin

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2482 shares
    Share 993 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1505 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1249 shares
    Share 500 Tweet 312
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam? – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Riziq Syihab Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW Secara Absolut – Polemik Nasab Habib

15 jam ago
Ternyata Kata Mukibbin Sudah Ada Dalam Al-Qur’an – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini – Polemik Nasab Habib

5 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026 – Polemik Nasab Habib

1 minggu ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD