• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Sabtu, 25 April 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Islam

Hukum Tidak Mencium atau Melambaikan Tangan ke Ka’bah Saat Thawaf 

Senin. 5 Juni 2023 17:02
Reading Time: 3 mins read
446
A A
0
Hukum Tidak Mencium atau Melambaikan Tangan ke Ka’bah Saat Thawaf 

#image_title

828
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

Baca Lainnya

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj – Portal Berita Islam

Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya? – Portal Berita Islam

PANJI ISLAM – Hukum Tidak Mencium atau Melambaikan Tangan ke Ka’bah Saat Thawaf 

Thawaf dibagi menjadi dua kategori yaitu thawaf wajib dan thawaf sunnah. Meskipun ada thawaf wajib dan thawaf sunnah, masing-masing mempunyai aturan yang sama, tidak ada perbedaan sama sekali dari syarat, rukun, dan sunnah-sunnahnya. 

Salah satu rangkaian dalam thawaf Rasulullah adalah istilam. Hal ini terlihat dari salah satu hadits tentang istilam riwayat dari Jabir radliyallahu anh, beliau bercerita: 

طَافَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْبَيْتِ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ عَلَى رَاحِلَتِهِ يَسْتَلِمُ الْحَجَرَ بِمِحْجَنِهِ لِأَنْ يَرَاهُ النَّاسُ وَلِيُشْرِفَ وَلِيَسْأَلُوهُ فَإِنَّ النَّاسَ غَشُوهُ

Artinya: “Pada waktu haji wada’ Rasulullah ﷺ thawaf di Baitullah dengan menaiki hewan tunggangannya. Beliau istilam terhadap hajar aswad dengan tongkat beliau agar semua manusia melihat dan menyaksikan serta bisa menanyakan sesuatu kepada beliau, sebab pada saat itu orang-orang sedang mengerumuni beliau.” (HR Muslim)

Istilam berasal dari kata as-Silâm yang berarti batu. Istilam berasal dari ‘istalama’ ikut wazan ‘ifta’ala’ yang berarti ‘menyentuh batu’. Menurut Al-Qutaibi, arti istilam berarti penghormatan. 

وَالَّذِي عِنْدِي فِي اسْتِلَامِ الْحَجَرِ أَنه افْتِعالٌ مِنَ السَّلام وَهُوَ التَّحِيَّةُ، واستلامُه لَمْسُهُ بِالْيَدِ تَحَرِّياً لِقَبُولِ السَّلَامِ مِنْهُ تَبَرُّكًا بِهِ

Artinya: “Menurutku istilâmul hajar berasal dari kata as-silâm yang ikut wazan ifti’al yang berarti penghormatan. Istilam hajar aswad adalah menyentuhnya menggunakan tangan dengan tujuan supaya diterimanya salam dan ngalap berkah dengan hajar aswad. (Ibnu Manzhur, Lisânul Arab, [Beirut, Dar Shadir, 1414 H], juz 2, hlm. 298) 

Istilam adalah kegiatan menyentuh hajar aswad dengan tangan. Hukumnya sunnah dilakukan setiap kali putaran dalam thawaf khusus bagi laki-laki. Perempuan disunnahkan hanya ketika suasana ka’bah sepi. 

Istilam lebih kuat disunnahkan (muakkad) untuk dilaksanakan pada saat putaran ganjil dalam thawaf. Apabila tidak memungkinkan, istilam bisa ditunaikan setiap hitungan putaran ganjil, jika tidak memungkinkan lagi, setidaknya menyentuh hajar aswad dilakukan saat memulai thawaf. 

Selain istilam, terdapat beberapa kesunnahan-kesunnahan lain dalam rangkaiannya. Syekh Sirajuddin Al-Bulqini menyebutkan beberapa kesunnahan yang termaktub dalam kitabnya At-Tadrîb fil Fiqhis Syafi’i: 

ومِنَ السننِ: استلامُ الحَجَرِ الأسودِ بِيدِهِ فِي ابتداءِ طوافِهِ، وتقبيلُهُ، ووضعُ الجبهةِ عليهِ، وللزَّحمةِ يمسُ باليدِ فيقبِّلُها، فإنْ لم يصِلْ أشار بِها، وإنْ لم يتمكَّنْ مِنَ الاسْتلام بِاليدِ فاستَلَمَ بخشبةٍ ونحوِها كان مُسْتحبًّا له، وتقبيلُ طَرَفِ الخشبةِ.

“Termasuk kesunnahan-kesunnahan adalah: 

  1. Menyentuh hajar aswad dengan tangan pada saat permulaan thawaf. 
  2. Mencium hajar aswad 
  3. Menempelkan jidat ke hajar aswad 
  4. Bagi orang yang sedang berdesak-desakan cukup dengan menyentuh hajar aswad dengan tangan lalu tangannya dicium sendiri
  5. Jika tidak bisa menjangkau, bisa cukup dengan melambaikan tangan ‘berisyarat’. 
  6. Apabila tidak bisa menyentuh dengan tangan langsung, bisa juga menyentuh dengan bantuan kayu. Lalu orang yang thawaf mencium satu sudut lainnya,” (Sirajuddin al-Bulqini, At-Tadrîb fil Fiqhis Syafi’i, [Riyadh, Darul Qiblatain, tt] juz 1, hlm. 104)

Kesunnahan istilam tidak hanya di sudut hajar aswad saja, tapi juga disunnahkan di rukun Yamani (sudut barat daya Ka’bah). Perbedaannya, jika di hajar aswad istilam disunnahkan diiringi dengan mencium hajar aswad dan menempelkan jidat ke ka’bah, sedangkan di rukun Yamani menyentuh rukun Yamani tidak disunnahkan diiringi dengan mencium pojokan ka’bahnya. Kesunnahannya, setelah istilam kemudian mencium tangannya sendiri.

وَيَسْتَلِمُ الرُّكْنَ الْيَمَانِيَّ، وَلَا يُقَبِّلُهُ. وَيُسْتَحَبُّ، أَنْ يُقَبِّلَ الْيَدَ بَعْدَ اسْتِلَامِ الْيَمَانِيِّ

Artinya: “dan menyentuh rukun Yamani, tidak sambil menciumnya langsung. Dan disunnahkan mencium tangan setelah istilam Yamani,” (Imam Nawawi, Raudhatut Thalibin, [Beirut: Al-Maktabah al-Islami, 1991], juz 3, hlm. 85)

Penting diperhatikan, bangunan ka’bah rutin diberikan parfum oleh pengelola Masjidil Haram sehingga kalau istilam ini dilakukan oleh orang yang berthawaf dalam keadaan berihram, dengan istilam malah justru tangannya menyentuh parfum. Hukum istilam justru haram karena menyengaja diri bersentuhan dengan parfum di tengah ihram. Berbeda dengan orang yang thawaf tanpa ihram, hal menyentuh ka’bah bisa dilakukan.

Dengan uraian ini, menyentuh hajar aswad dan rukun Yamani hukumnya adalah sunnah. Apabila tidak memungkinkan, bisa diganti dengan melambaikan tangan, sebagai isyarat ke ka’bah, dan itu pun hukumnya sunnah, sehingga apabila ada orang yang dengan sengaja atau lupa tidak melaksanakan istilam, hukum thawafnya tetap sah.

Ust. Ahmad Mundzir, Pengajar di Pesantren Raudhatul Qur’an an-Nasimiyyah, Kota Semarang 

Sumber Berita: islam.nu.or.id

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tags: atauhajar aswadhukumkaka'bahMelambaikanMenciumsaatTanganthawafTidak

ADVERTISEMENT
Previous Post

Penyebab Krisis Ekologi Menurut Al-Qur’an: Perilaku Curang dan Tidak Menghargai Alam

Next Post

Perbedaan Kurban dan Aqiqah Yang Perlu Dipahami

Berita Terkait

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H  – Portal Islam
Berita Islam

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 11:40
Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H  – Portal Islam
Berita Islam

Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 11:35
Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Jumat. 30 Januari 2026 05:01
Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya?  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya? – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Jumat. 12 Desember 2025 14:04
Tak Disangka, Minuman ‘Surga’ dalam Al-Qur’an Bisa Ditemukan di RI  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Tak Disangka, Minuman ‘Surga’ dalam Al-Qur’an Bisa Ditemukan di RI – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Kamis. 11 Desember 2025 14:48
30 Ungkapan Belasungkawa dan Doa Islami untuk Korban Banjir  – Portal Berita Islam
Berita Islam

30 Ungkapan Belasungkawa dan Doa Islami untuk Korban Banjir – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Kamis. 11 Desember 2025 14:35
Prabowo Resmi Umumkan Biaya Haji 2026, Ini Angkanya!  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Prabowo Resmi Umumkan Biaya Haji 2026, Ini Angkanya! – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Selasa. 9 Desember 2025 10:21
Next Post
Perbedaan Kurban dan Aqiqah Yang Perlu Dipahami

Perbedaan Kurban dan Aqiqah Yang Perlu Dipahami

Jamaah Haji Diimbau Tidak Selfie Berlebihan

Jamaah Haji Diimbau Tidak Selfie Berlebihan

Surat Ar-Rahman, Latin dan Terjemahan Lengkap 1-78

Surat Ar-Rahman, Latin dan Terjemahan Lengkap 1-78

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2482 shares
    Share 993 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1505 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1249 shares
    Share 500 Tweet 312
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Ternyata Kata Mukibbin Sudah Ada Dalam Al-Qur’an – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi – Polemik Nasab Habib

3 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini – Polemik Nasab Habib

5 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026 – Polemik Nasab Habib

7 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi – Polemik Nasab Habib

1 minggu ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD