PANJI ISLAM – Jangan Salah Waktu! Ini Hari Terlarang untuk Qadha Puasa Ramadan
Ada 5 hari yang dilarang untuk melaksanakan qadha atau ganti puasa Ramadan . Terlebih bagi umat Muslim yang masih memiliki utang puasa dan berniat segera melunasinya sebelum bulan Ramadan tiba kembali. Foto ilustrasi/ist
Waktu penggantinya dapat diambil sepanjang tahun sebelum bertemu Ramadan berikutnya. Namun, terdapat hari-hari tertentu yang dilarang untuk menjalankan puasa qadha .
Hari yang Dilarang Qadha Puasa Ramadan
1. Hari Raya Idulfitri
Idulfitri jatuh setiap 1 Syawal. Pada momen ini, umat Islam diharamkan berpuasa karena menjadi waktu merayakan kemenangan setelah menyelesaikan kewajiban puasa sebulan penuh di Ramadan.
Dalil ketentuan tersebut didasarkan pada sejumlah hadis. Dari Abu Said r.a., diriwayatkan bahwa ia berkata: Nabi saw melarang berpuasa di hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. (HR al-Bukhari).
Pada hadis lain disebutkan juga:
Dari Abi Ubaid r.a. ia berkata: Saya menyaksikan hari raya bersama Umar r.a. lalu dimulailah shalat Id sebelum khutbah, kemudian ia berkata: Sesungguhnya Rasulullah saw melarang berpuasa pada dua hari raya ini. Adapun di hari Idul Adha maka hendaklah kamu sekalian makan daging kurbanmu, sedang di hari Idul Fitri hendaklah kamu sekalian berbuka dari puasamu. (HR Abu Dawud).
2. Hari Raya Iduladha
Selain Idulfitri, umat Islam juga dilarang berpuasa pada momen Iduladha atau 10 Zulhijah. Idul Adha merupakan hari penyembelihan hewan kurban, sehingga umat Muslim berhak menikmatinya untuk makan-makan.
Salah satu hadis yang menerangkan larangan tersebut adalah sebagai berikut:
“Sesungguhnya Rasulullah melarang puasa pada dua hari raya ini; mengenai hari raya Idul Fitri, karena merupakan saat berbuka dari puasamu (Ramadan), sedangkan hari raya Iduladha, maka makanlah daging kurbanmu.” (HR Ahmad dan imam yang empat dari Umar bin Khattab RA).
3. Hari Tasyrik
Kemudian, ada hari Tasyrik. Waktu yang termasuk dalam hari Tasyrik adalah tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah.
Adapun penyebutan Tasyrik merujuk pada kondisi pada hari-hari itu saat daging kurban sedang didendeng dan dimasak lezat, sehingga umat Muslim dilarang untuk berpuasa. Berikut salah satu hadisnya:
Diriwayatkan dari Aisyah dan dari Salim dari Ibn Umar, keduanya berkata, tidak diberi keringanan di hari tasyriq untuk berpuasa kecuali jika tidak didapati hewan sembelihan (hadyu). (HR. Bukhari. 1859)
Temukan Informasi Selengkapnya Pada Sumber Berita: kalam.sindonews.com
PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya
















Discussion about this post