PANJI ISLAM – Kisah Buraq yang Menangis karena Rindu kepada Rasulullah SAW
Ada satu kisah Buraq menangis karena kerinduan ingin bertemu Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Kisah Buraq ini diceritakan dalam Kitab Tanbihul Ghafilin karya Imam Abu Laits As-Samarqandi (wafat 373 H). Foto ilustrasi/ist
Jibril bertanya: “Ya Allah, apakah Hari Kiamat telah tiba?”
Allah Ta’ala berfirman: “Tidak, wahai Jibril. Tetapi pergilah engkau ke Surga dan ambillah Buraq dan kemudian temui Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersama Buraq itu”.
Kemudian Jibril pergi dan dia melihat 40.000 Buraq sedang bersenang-senang di taman Surga dan di wajah masing-masing Buraq terdapat nama Muhammad.
Di antara 40.000 Buraq itu, Jibril melihat seekor Buraq yang sedang menangis bercucuran air matanya. Jibril menghampiri Buraq itu lalu bertanya: “Mengapa engkau menangis wahai Buraq?”
Buraq itu berkata: “Ya Jibril, sesungguhnya aku telah mendengar nama Muhammad sejak 40 tahun. Maka pemilik nama itu telah tertanam dalam hatiku dan aku menjadi rindu kepadanya sehingga tidak mau makan dan minum lagi. Aku laksana dibakar oleh api kerinduan”.
Jibril berkata: “Aku akan menyampaikan engkau kepada orang yang engkau rindukan itu”. Kemudian Jibril memakaikan pelana dan kekang kepada Buraq itu dan membawanya kepada Bagina Nabi.
Temukan Informasi Selengkapnya Pada Sumber Berita: kalam.sindonews.com
PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya














Discussion about this post