Bantah Pencantuman Kolom Penghayat di KTP Bakal Hilangkan Agama, Ini Pernyataan Kemendagri

Kemendagri Bantah Pencantuman Kolom Penghayat di KTP Bakal Hilangkan Agama
Seorang warga penganut aliran kepercayaan Sunda Wiwitan menunjukkan KTP yang tak memuat keterangan pada kolom agama.
Bagikan:

Panji Islam – Portal Berita Islam – Berita Islam : Bantah Pencantuman Kolom Penghayat di KTP Bakal Hilangkan Agama, Ini Pernyataan Kemendagri.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membantah jika pencantuman kolom kepercayaan bagi Penghayat Kepercayaan di KTP-el dan Kartu Keluarga (KK) bakal menghilangkan agama yang sudah diakui oleh negara.

Dirjen Dukcapil Kemendagri Prof Zudan Arif Fakrulloh menyatakan bahwa tudingan tersebut tidak benar.

Zudan sekaligus mengklarifikasi isu miring bahwa dengan mengakui penghayat kepercayaan di KTP-el, berarti Pemerintah mengobrak-abrik tatanan berketuhanan di Indonesia. Terlebih lagi Pemerintah dituding “berbau” PKI sehingga tidak akan mengakui lagi agama di Indonesia.

Menurut Zudan bahwa yang sesungguhnya terjadi dan benar adanya negara mengakui keberadaan Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Terkait :   Said Aqil Sebut Imam Masjid dan Menteri Agama Harus dari NU

Ia menekankan, pengakuan negara terhadap Penghayat bukanlah pertama kali.

“Penghayat Kepercayaan diakui secara sah oleh negara melalui Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, tertuang dalam Pasal 28E ayat (2) dan Pasal 29 ayat (2),” kata dia merinci sebagaimana disampaikan Puspen Kemendagri di Jakarta, Senin (25/02/2019).

Selain itu, kata Zudan lebih jauh, Penghayat Kepercayaan juga telah diakui dalam Undang-Undang Administrasi Kependudukan, yaitu UU Nomor 23 Tahun 2006 dan Undang – Undang Nomor 24 Tahun 2013.

“Pasal 61 dan Pasal 64 secara tegas menyatakan bahwa bagi penduduk yang agamanya belum diakui sebagai agama atau bagi penghayat kepercayaan, elemen datanya tidak dicantumkan dalam kolom KTP-el atau KK, tetapi tetap dilayani dan dicatat dalam database kependudukan,” ujarnya.

Terkait :   Tangkal DPT Palsu, Timses Prabowo-Sandi Minta Emak-Emak Jaga TPS

Ketentuan Pasal 61 dan Pasal 64 ini kemudian dianulir atau dibatalkan melalui Putusan MK Nomor 97/PUU-XIV/2016 tanggal 18 Oktober 2017 yang selanjutnya ditindaklanjuti melalui Permendagri Nomor. 118 Tahun 2017 Tentang Blangko KK, Register dan Kutipan Akta Pencatatan Sipil.

Dalam amar putusannya, MK mengabulkan seluruh permohonan para pemohon dari Penghayat Kepercayaan terkait pencantuman kolom kepercayaan dalam dokumen kependudukan, termasuk KTP-el dan KK.

Oleh karena itu, pemerintah dalam hal ini Kemendagri hanya menindaklanjuti Putusan MK dengan menerapkan kebijakan pencantuman kolom kepercayaan di KTP-el dan KK, karena putusan MK adalah final dan mengikat.*

Sumber : hidayahtullah.com


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Kisah Keajaiban Sholawat: RAHASIA SHOLAWAT

Terkait :   Prabowo: Saya Lahir dari Rahim Ibu Nasrani, Tidak Mungkin Dukung Islam Radikal


Be Smart, Read More