Eks Kombatan GAM Laporkan Sandiaga dan Dahnil ke Polisi, Terkait Lahan Prabowo

Para mantan Kombatan GAM melapor ke Polda Aceh terkait isu penggunaan bahan Prabowo di Aceh
Para mantan Kombatan GAM melapor ke Polda Aceh terkait isu penggunaan bahan Prabowo di Aceh 25/02 (GATRA/Teuku Dedi/re1)
Bagikan:

Panji Islam – Portal Berita Islam – Berita Islam : Eks Kombatan GAM Laporkan Sandiaga dan Dahnil ke Polisi, Terkait Lahan Prabowo.

Banda Aceh – Belasan eks kombatan GAM asal Bener Meriah melaporkan calon wakil presiden nomor urut dua, Sandiaga Uno dan Dahnil Anzar selaku Koordinator Jubir Badan Pemenangan pasangan capres dan cawapres Prabowo-Sandi ke Polda Aceh, Senin (25/2).

Pelaporan tersebut terkait pernyataan yang pernah dilontarkan dengan menyebutkan bahwa lahan Prabowo Subianto di Gayo digunakan oleh para mantan kombatan GAM.

Pantauan wartawan, setiba di Mapolda Aceh para mantan kombatan ini bertemu Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Supriyanto Tarah serta membuat laporan di Dit Reskrimsus dan Dit Reskrimum.

Terkait :   Jokowi Sebut Prabowo Punya Lahan 220.000 H di Kaltim dan 120.000 H di Aceh Tengah

“Kami membantah pernyataan beliau yang mengatakan bahwa lahan Pak Prabowo di Aceh Tengah digunakan oleh mantan kombatan dan faktanya itu tidak benar,” kata Reza Maulana, Kuasa Hukum Eks Kombatan GAM ini kepada wartawan di Banda Aceh.

Ia mengatakan, pihaknya ingin mengklarifikasi hal tersebut dan berupaya menempuh jalur hukum untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

“Di Dit Reskrimsus kita melapor terkait ITE karena disebutkan dalam media elektronik dan tersebar,” ujar Reza didampingi salah satu kombatan GAM, Joni di Malpoda Aceh.

Sementara itu, Joni mempertegas bahwa pihaknya tidak pernah menerima manfaat dari lahan milik Prabowo Subianto tersebut dan pihaknya merasa sangat dirugikan atas apa yang dikatakan.

Terkait :   Terbongkar, Ternyata Pendiri PKS Adalah Anak Kandung Panglima DI TII

“Pelaporan ini tidak ada urusan dengan politik, kalau mereka ingin berpolitik silakan tapi jangan korbankan kami,” paparnya.

Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Supriyanto menyatakan, ini merupakan pelaporan yang biasa dilakukan oleh masyarakat biasa. Para kombatan GAM ini punya hak untuk melaporkan atas permasalahan yang terjadi di daerahnya.

“Ini kita tampung dan soal unsur politik kita belum melihat sampai sana, biar ditangani dulu,”pungkasnya.

Sumber : gatra.com


Berita, Populer


Be Smart, Read More