DAHNIL, Mantan Kombatan GAM Marah Soal Lahan yang Dikuasai Prabowo Di ACEH

debat-kedua-calon-presiden-pemilu-2019
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat melakukan Debat Kedua Calon Presiden Pemilu 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). Debat kedua kali ini beragendakan penyampaian visi misi bidang Infrastruktur, Energi, Pangan, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bagikan:

Panji Islam – Portal Berita Islam – Berita Islam : DAHNIL, Mantan Kombatan GAM Marah Soal Lahan yang Dikuasai Prabowo Di ACEH.

DAHNIL Anzar Simanjuntak, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, mengaku dihubungi mantan anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Aceh.

Menurut Dahnil Anzar Simanjuntak, mantan kombatan GAM itu tersinggung dengan pernyataan Jokowi soal Hak Guna Usaha (HGU) lahan Prabowo Subianto di Aceh Tengah. Mereka tersinggung karena selama ini HGU tersebut dimanfaatkan oleh mantan anggota GAM.

“Hari ini saya dikontak oleh teman-teman dari mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka di Aceh Tengah. Mereka menyatakan, Mas, kami ini marah, kami kecewa dengan statement dan tuduhan Pak Jokowi,” ujar Dahnil Anzar Simanjuntak di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Jakarta, Senin (18/2/2019).

Terkait :   Direktur Indikator Politik Indonesia, Laporkan Empat Akun Medsos ke Bareskrim

“Kenapa? Karena bagi mereka justru tanah yang di-HGU-kan kepada Pak Prabowo itu digunakan sepenuhnya untuk masyarakat. Kombatan-kombatan GAM di Aceh itu banyak memanfaatkan tanah-tanah itu atas izin Pak Prabowo,” sambungnya.

Oleh karena itu, menurut Dahnil Anzar Simanjuntak, dalam menjawab pernyataan Jokowi soal kepemilikan HGU, Prabowo Subianto menjawab dirinya sangat patriotik dan nasionalis. Karena, Prabowo Subianto juga memiliki kontribusi dalam perdamaian di Aceh melalui pendekatan ekonomi.

“Jadi teman-teman kombatan Aceh itu merasa terbantu dengan lahan yang di-HGU-kan kepada Pak Prabowo,” katanya.

Sedangkan untuk di Kalimantan Timur, lanjutnya, Prabowo Subianto berjuang untuk mendapatkan HGU tersebut agar tambang dikelola oleh pengusaha lokal. Prabowo Subianto, katanya, berjuang melawan perusahaan yang berbasis di Inggris, Churcill Mining.

Terkait :   Eks Panglima GAM Linge Beberkan Soal Prabowo Kuasai 120 Ribu Ha Lahan di ACEH

“Bahkan sampai PTUN, untuk memastikan tambang itu diperoleh dan dikelola oleh pengusaha lokal. Kenapa kemudian kalimat yang keluar dari Pak Prabowo itu patriotik dan nasionalis. Jadi kalau kemudian tindakan Pak Prabowo itu dicibir oleh Pak Jokowi, saya tidak tahu harus mengungkapkan kalimat seperti apa. Justru yang dipertahankan Pak Prabowo adalah, apa namanya, dignity, martabat sebagai anak bangsa,” beber Dahnil Anzar Simanjuntak.

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyatakan, ratusan ribu hektare tanah yang ia kuasai di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah berstatus Hak Guna Usaha (HGU).

Ratusan ribu hektare tanah yang dikuasai Prabowo Subianto ini sebelumnya diungkap capres 01 Joko Widodo (Jokowi) dalam debat kedua Pilpres 2019.

Terkait :   MUI: Khatib Idul Fitri di Himbau, Tema Khutbah Jangan Berbau Politik

Prabowo Subianto kemudian memberikan klarifikasi dalam sesi penutup debat kedua Pilpres 2019, Minggu (17/2/2019) malam.

“Tadi disinggung tentang tanah yang saya kuasai ratusan ribu (hektare) di beberapa tempat. Itu benar, tapi itu adalah milik negara,” jelas Prabowo Subianto.

Karena merupakan HGU, menurut Prabowo Subianto, maka sewaktu-waktu tanah tersebut bisa diambil kembali oleh negara.

“Jadi setiap saat negara bisa ambil kembali, dan kalau untuk negara saya rela mengembalikan itu semua,” cetusnya.

Namun demikian, Prabowo Subianto menegaskan tak akan mengembalikan tanah itu jika hanya nantinya jatuh ke orang asing.

“Tapi, daripada jatuh ke orang asing, lebih baik saya yang kelola, karena saya nasionalis dan patriot,” ucapnya.

Sumber : detikcom


Berita, Populer


Be Smart, Read More