Murid SD Muhammadiyah Ponorogo Raih Medali Emas Kontes Robot

prestasi murid sd muhammadiyah, sumber : detik.com
Bagikan:

Panji Islam – Portal Berita Islam Terkini – Murid SD Muhammadiyah Ponorogo Raih Medali Emas Kontes Robot

Robot penggoreng kentang karya siswa SD Muhammadiyah Ponorogo berhasil menjuarai kontes robot International Islamic School Robot Olympiad (IISRO) yang digelar di Kuala Lumpur pada tanggal 7-9 September 2018 lalu.

Robot ini tidak hanya sekadar bisa menggoreng kentang tetapi irisan kentang yang berada di dalam wadah dengan tepat bisa diambil dan digoreng di atas penggorengan.

Layaknya manusia, robot ini akan membolak-balikkan kentang agar tak gosong. Lalu setelah 5 menit berlalu, tangan robot lain bakal mengambil kentang dari penggorengan dengan menggunakan serok.

Ketua tim robot penggoreng kentang Dafa M. Rafa mengaku bangga dengan perjuangan mereka, apalagi dalam proses pembuatannya, timnya berulang mengalami hambatan semisal terbakarnya powersupply dan kerusakan pada alat penjepit yang dimiliki si robot.

“Kami pun rutin berlatih. Satu bulan terakhir kami sering berlatih supaya jadi juara, Alhamdulilah menang dapat medali emas,” tutur Dafa kepada detikcom, Kamis

Meski demikian, Dafa mengakui jika kontes kali ini lebih berat karena pesertanya mencapai ratusan dari berbagai negara di Asia. “Karena tantangannya melawan pelajar dari negara lain, tentu kami mempersiapkan semuanya dengan matang,” jelas siswa kelas 6 ini.

Siswa SD Muhammadiyah Ponorogo Sabet Medali Emas Kontes RobotFoto: Istimewa

Sementara itu, guru pembimbing komunitas robotika di SD Muhammadiyah, Nur Cholis menuturkan kebanyakan siswanya sudah aktif mengikuti komunitas robotika sejak kelas 3.

Di hari biasa, siswanya berlatih robotika setiap seminggu sekali. Akan tetapi ketika sudah mendekati hari H, siswa diajak untuk berlatih hampir setiap hari.

“Bahkan jika hari minggu ada waktu luang beberapa anak yang akan ikut lomba bersedia berlatih di sekolah untuk pemantapan lomba,” jelasnya.

Guru kelas 4 ini menuturkan tidak mudah untuk mengajari anak-anak menguasai pemrogaman komputer untuk robot. Untuk itu, pendekatan yang ia ambil adalah membuat anak-anak untuk terlebih dahulu menyukai robot itu sendiri.

“Membuat anak-anak paham dan menerangkan masing-masing fungsi serta nama bagian robot tidaklah mudah,” jelasnya.

Tak sia-sia, sejauh ini siswanya telah berhasil mengumpulkan 12 medali dari berbagai kontes robot, yang terdiri atas 2 medali emas, 4 perak, 5 perunggu dan 1 special awards.

Namun dengan adanya prestasi yang ada, hal ini diharapkan bisa semakin memotivasi siswa untuk terus berkembang. “Karena masih banyak yang harus disempurnakan. Mudah-mudahan dengan prestasi di bidang robotika ini bisa menjadi bekal awal anak-anak untuk menggapai mimpinya di era teknologi yang akan datang,” pungkasnya.

Sumber : detik.com



Be Smart, Read More