Turki Yakinkan Agresi Assad Tak Terjadi

Agresi Assad di Suriah, sumber : kiblat.net
Bagikan:

Panji Islam – Portal Berita Islam Terkini – Turki Yakinkan Agresi Assad Tak Terjadi

Turki menyakinkan tokoh dan delegasi warga pedesaan Hama utara bahwa tak akan ada operasi militer rezim di wilayah. Selain mendirikan pos pengawas militer di kawasan tersebut, Turki menjelaskan berbagai isu yang menghilangkan kegundahan warga.

Ankara meyakinkan itu saat bertemu dengan tokoh dan delegasi warga. Sumber yang hadir dalam pertemuan itu mengungkapkan kepada Al-Araby Al-Jadid, Rabu (15/08), pertemuan itu diinisiasi oleh Turki.

Sumber itu menambahkan, para delegasi dan tokoh warga datang dari berbagai desa dan kota di pedesaan Hama utara. Para delegasi diberitahu oleh perwira Turki yang hadir bahwa rezim tidak komitmen terhadap gencatan yang disepakti oleh Turki dan Rusia. Akan tetapi, para perwira itu meyakinkan “tidak akan ada kemajuan rezim di wilayah ini”.

Mengenai pernyataan Menteri Luar Negeri Turki, Mevlud Jawush Ughlu, soal komitmen Turki dengan Rusia akan memerangi “teroris” di Idlib, pihak Turki menjelaskan bahwa pernyataan itu ditafsirkan dengan cara salah.

Menlu yang saat itu berbicara di samping kolega Turkinya mengatakan bahwa “kami tidak akan membiarkan Idlib digempur dengan alasan teroris…definisikanlah teroris yang jelas, kami akan bertindak”.

Sumber itu menambahkan bahwa pihak Turki menilai eskalasi dan mobilisasi militer yang dilakukan rezim baru-baru ini “hanya perang psikologi”. Mereka menegaskan bahwa faksi-faksi yang ada di Idlib siap menghadapi segala kemungkinan buruk, seperti menghadapi segala kemungkinan agresi militer rezim.

Pertemuan antara delegasi warga dan pihak Turki ini digelar di pos pengawas Turki di kota Murek.

Sejak awal tahun ini, tentara Turki telah mendirikan 12 titik pos pengawas di Idlib berdasarkan perjanjian zona de-eskalasi dengan Rusia dan Iran.

Seperti diketahui, Idlib menjadi basis terakhir oposisi. Turki mengupayakan tak terjadi agresi militer di wilayah tersebut. Upaya itu dilakukan Turki dengan menjalin deal-deal dengan Rusia.


Berita, Populer


Be Smart, Read More