Titiek Soeharto – Inilah Yang Dibutuhkan Indonesia Setelah Reformasi

Bagikan:

PANJI ISLAM, Jakarta Putri almarhum Presiden ke-2 Indonesia Soeharto, Siti Hediati Hariyadi atau Mbak Titiek sepakat dengan ide Megawati Soekarno putri untuk menghidupkan kembali Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Usulan itu dinilai perlu dikaji kembali dengan mempertimbangkan kondisi bangsa pascareformasi.

“GBHN saya rasa perlu ya. Setelah reformasi beberapa tahun kita butuh GBHN. Kalau tidak ada GBHN, tidak ada haluan negara,” ucap dia di Jakarta, Minggu (11/3/2018).

Mbak Titiek, begitu dia biasa disapa ini menuturkan, tanpa GBHN, tiap kepala negara terkesan tak memiliki arah dalam mengeluarkan kebijakan. Bahkan cenderung mengikuti kebijakan masing-masing, sesuai selera mereka yang memegang kendali pemerintahan.

“Tiap Kepala Negara tidak ada haluannya, punya kebijakan sendiri-sendiri,” ucap Titiek.

Terkait :   Megawati : Carila Gubernur yang Mau Kerja Keras, Jangan Tertipu Dengan Mereka Yang Cakep-Cakep

Karena itu, lanjut dia, jikalau terjadi pergantian Kepala Negara, maka pemimpin itu dapat mengikuti GBHN untuk menentukan arah bangsa.

“Siapapun Presidennya harus mengikuti GBHN. Jadi saya kira perlu ada GBHN lagi,” tandas Titiek.

Sumber : Riau Redaksi


Berita, Populer


Be Smart, Read More