Pelaku Curanmor di Pelalawan Akhirnya Ini Ditangkap, Setelah 5 Bulan Buron

Bagikan :
Pelaku Curanmor di Pelalawan Akhirnya Ini Ditangkap, Setelah 5 Bulan Buron
Ilustrasi

PANJI ISLAM, PANGKALAN KURAS – Tim Opsnal Polsek Pangkalan Kuras akhirnya berhasil membekuk seorang pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), Selasa (20/2/2018). Setelah pria itu jadi buronan selama lima bulan.

Pelaku berinisial RE (28) yang tinggal di Jalur III Desa Beringin Indah Kecamatan Pangkalan Kuras. RE beraksi pada pertengahan September 2017 lalu mencuri sepeda motor Honda Vario Tekno milik korban bernama Muhammad Inronul Azim (31) yang tinggal di desa yang sama. Korban kehilangan motornya yang diparkirkan di depan rumahnya hingga melaporkan kasus itu ke mapolsek setempat.

“Setelah laporan korban diterima lima bulan lalu, langsung kita lakukan penyelidikan. Ternyata pelaku sudah melarikan diri,” ungkap Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan, melalui Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol Ali Ardi, kepada tribunpelalawan.com, Jumat (23/2/2018).

Terkait :   Untuk Kemenangan Barcelona, Messi Jadi Penentu atas Atletico

Setelah dicari selama lima bulan, pelaku terpantau kembali ke rumahnya di Desa Sialang Indah. Tim Opsnal Reskri Polsek Pangkalan Kuras langsung bergerak cepat dan melakukan penangkapan terhadap RE. Tersangka tak bisa berkelit lagi saat diringkus polisi bersama barang bukti.

Ketika interogasi, selama lima bulan dalam pelarian tersangka kabur ke daerah Duri Kabupaten Bengkalis. Kemudian pindah ke Kota Dumai hingga ke Kota Medan Provinsi Sumatera Utara. Hingga kembali lagi ke Pelalawan.

RE ternyata bukan pemain baru dalam dunia Curanmor. Paling sedikit ia sudah beraksi di tiga Tempat Kejadian Perkara (TKP). Menurut pengakuannya ia menggondol sepeda motor di Desa Sialang Indah satu unit jenis Yamaha V-xion dan dua unit lagi di Desa Beringin Indah.

Terkait :   Terungkap Di Paspor Lucinta Luna, Jenis Kelaminnya Tertulis Laki-Laki

“Kita sempat melakukan pengembangan terhada barang bukti motor V-xion selama dua hari. Ternyata semuanya di jual ke luar Pelalawan,” tandas Kapolsek Ali Ardi. (*)

 

Sumber : Riau Redaksi