Miris! Suami Istri Terjerat Kasus Sabu, Kasat Res Narkoba Inhil Ungkap Rangkaian Jaringan Besar

Bagikan :
Miris! Suami Istri Terjerat Kasus Sabu, Kasat Res Narkoba Inhil Ungkap Rangkaian Jaringan Besar
Miris! Suami Istri Terjerat Kasus Sabu, Kasat Res Narkoba Inhil Ungkap Rangkaian Jaringan Besar

PANJI ISLAM, TEMBILAHAN – Dipimpin langsung oleh Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Charlie, S.Ik, Polres Inhil menggelar press release dua tindak pidana di Ruang Tri Brata Mapolres Inhil, Selasa (20/2/2018) siang.

Tindak pidana narkona jenis sabu menjadi kasus pertama yang dibeberkan oleh Sat Res Narkoba Polres Inhil yang menghadirkan dua pelaku sepasang suami istri berinisial Dar (26) dan Mar (30).

Barang Bukti (BB) Setengah kilogram sabu-sabu ini diamankan petugas, Rabu, (7/2/2018) sekira pukul 06.30 WIB, setelah identitas Dar tercantum menjadi penerima paket sabu yang dikirim lewat mobil travel dari Pekanbaru tujuan Tembilahan.

Kasat Res Narkoba Polres Inhil AKP Bachtiar, SH membeberkan, pada intinya pengungkapan ini merupakan rangkaian jaringan besar, karena orangtua pelaku Mar yang mengendalikan sang istri dari Lapas Tembilahan juga pernah tertangkap dengan barang bukti 12 kg, begitu juga dengan kerabat Mar juga berurusan dengan petugas karena sabu.

Terkait :   KPU Larang Pasang Gambar Soekarno-Suharto di Alat Peraga Kampanye

“Jaringan ini sudah menjadi perhatian kami cukup lama, namun kami perlu pembuktian karena jaringan ini cukup licin. Jaringan ini tetap dibantu ada pengendali, udah sebagian ditangkap oleh Polresta Pekanbaru,” ujar Bachtiar pada press release tersebut.

Selanjutnya untuk Dar yang merupakan istri Mar, juga berperan sebagai penerima dan pengirim uang.

“Semua rekening ini atas nama istrinya dan atas intruksi suaminya,” imbuh Bachtiar.
Sementara itu mengenai keterlibatan oknum Lapas Tembilahan, menurut Kasat belum bisa diketahui karena fakta hukumnya belum ada, namun bila faktanya terlibat maka Kasat siap menindak.

“Pada prinsipnya, petugas Lapas yang ada saat ini mengurusi 800 napi. Petugas kurang dan yang diurusnya orang bermasalah semua, sehingga sedikit saja teledor akan dimanfaatkan,” ucapnya.

Terkait :   Tidak Menyukai Peran Barunya di Chelsea, Eden Hazard

Pada press release yang dihadiri Kasat, perwira dan personil Polres Inhil ini, Kapolsek Pelangiran Iptu Muhammad Rafi juga hadir untuk membeberkan kasus pencurian dengan pemberatan oleh pelaku RRM alis Riz (16) terhadap Joko (17), yang akhirnya ditemukan warga dan orangtua korban tidak bernyawa di Kanal Tersier Kebun Kelapa Sawit Blok 64 KCB 32 KUT 5 Kebun Bintangor PT THIP Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Minggu (18/2/2018) sekitar pukul 12.00 WIB. (*)

Sumber : Tribunnews.com