Megawati: Ternyata saya ketua umum paling lama

Megawati: Ternyata saya ketua umum paling lama
Megawati: Ternyata saya ketua umum paling lama
Bagikan:

PANJI ISLAM, Jakarta – Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan isu suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) dalam pelaksanaan Pemilu 2019 nanti. Dia menyebut apapun hasil Pemilu merupakan untuk kepentingan masyarakat Indonesia.

“Biarkan rakyat dapat memilih dengan baik, jangan pakai SARA. Demi kesatuan NKRI tetap terjalin dengan baik,” kata Megawati di Kantor KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (18/2/2018).

Saat memberikan sambutan, dia pun sempat meminta tambahan waktu karena merupakan ketua umum yang lama menjabat. Dia ingin mengingatkan mengenai perjalanan Pemilu di Indonesia.

Dia menuturkan dinamika jumlah parpol di Tanah Air, mulai dari puluhan hingga saat ini berjumlah 14. Megawati juga menyingung pernah berjuang bersama dengan dua partai lainnya yakni Partai Golkar dan PPP.

Terkait :   Warganet Ramai Buat Tagar #HoaxSelangor, Atas Kasus Surat Suara Tercoblos

“Ternyata saya ketua umum paling lama. Saya minta waktu lebih banyak pak. Kita sudah lakukan pemilu, dulu KPU itu disebut panitia pemilihan Indonesia, tahun 1971 lembaga pemilihan umum namanya, saya baru mulai nyoblos,” ujar Megawati.

Sumber : Liputan6.com


Berita, Populer


Be Smart, Read More