Neymar Tagih Bonus Rp414 Miliar ke Barcelona, Ini Pendapat FIFA

Bagikan :
Neymar Tagih Bonus Rp414 Miliar ke Barcelona, Ini Pendapat FIFA
Neymar Tagih Bonus Rp414 Miliar ke Barcelona, Ini Pendapat FIFA

PANJI ISLAM,JakartaNeymar pernah melaporkan Barcelona ke FIFA terkait penundaan pembayaran bonus. Rabu (7/2/2018), FIFA, seperti dirilis SkySports, mengungkapkan kalau kasus tersebut masih tertunda.

FIFA mulai menangani kasus tersebut ketika Neymar mengirim ‘gugatan’ terhadap pembayaran bonus. Menurut versi Neymar, Barcelona berjanji membayar keseluruhan bonus sebesar 23 juta pounds atau sekitar Rp414 miliar (kurs 1 pounds = Rp18.000).

Bonus sebesar itu menjadi bagian dari persetujuan perpanjangan kontrak Neymar di Barcelona. Masalah mencuat ketika Neymar memutuskan pindah ke Paris Saint-Germain (PSG), pada musim panas tahun lalu dengan banderol lebih dari Rp3 triliun.

Versi Neymar, bonus tersebut masih menjadi haknya. Sayang, hal itu berbeda dengan pendapat kubu Barcelona. El Barca menegaskan, nilai bonus tersebut secara otomatis hilang ketika Neymar pindah ke klub lain sebelum masa kontrak selesai.

Terkait :   Lionel Messi Bawa Barcelona ke Perempat Final

Tak menemui solusi, Neymar melaporkan tindakan Barcelona tersebut ke otoritas FIFA. “Kasus tersebut masih tertahan,” kata juru bicara FIFA, seperti dirilis SkySports.

Juru bicara FIFA tersebut mengungkapkan, Neymar merasa terpukul ketika harus melaporkan situasi tersebut. Sementara juru bicara Barcelona, Josep Vives menegaskan, manajemen Los Azulgrana tak akan membayar bonus Neymar melalui ayah sang bintang.

Menurut Vives, ada tiga kondisi atau syarat terkait bonus tersebut. Manajemen Barcelona mensyaratkan sang pemain tak boleh melakukan negosiasi dengan klub lain terkait transfer dalam periode sebulan sebelum bonus dibayarkan.

Terkait :   Bagaimana Kondisi 2 Pelawak RI yang Diadili di Hong Kong,Ini Kata Kemlu

Selain itu, Neymar harus menunjukkan ‘gairah’ atau sinyal benar-benar akan menuntaskan kontrak, serta tak akan ada pembayaran bonus sebelum 1 September 2017. “Sekarang semuanya tahu, tiga kondisi itulah yang membuat Barcelona tak akan membayar bonus tersebut,” jelas Vives.

 

Sumber: Bola.com