4 Orang Di PeriksaTerkait Crane Ambruk Dipindah ke Polres Jaktim

4 Orang Di PeriksaTerkait Crane Ambruk Dipindah ke Polres Jaktim
4 Orang Di PeriksaTerkait Crane Ambruk Dipindah ke Polres Jaktim
Bagikan:

PANJI ISLAM, Jakarta -Pemeriksaan terhadap 4 orang terkait peristiwa ambruknya crane pada proyek double-double track (DDT) kereta api di Jatinegara, Jakarta Timur, dipindah ke Polres Jakarta Timur. Keempatnya diduga merupakan pekerja dari proyek tersebut.

Dari pantauan, keempatnya keluar dari ruang pemeriksaan di kantor Polsek Jatinegara pukul 13.52 WIB. Keempatnya langsung mengambil sepatu safety-nya dan masuk ke dalam mobil yang telah menunggunya.

“Dilakukan pemeriksaan di Polres Jaktim,” ujar Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Yoyon Tony Surya Putra ketika dimintai konfirmasi, Minggu (4/2/2018).
Peristiwa itu menyebabkan 4 pekerja tewas. Kasubdit Penyidikan Tindak Pidana Ketenagakerjaan Disnaker DKI, Agus Subekti, mengaku akan memanggil kontraktor pelaksana proyek PT Hutama Karya. Pekerjaan pembangunan fasilitas perkeretaapian ini dikerjakan Hutama dengan konsorsium bersama PT Modern Surya Jaya dan PT Mitra Engineering Grup.

Terkait :   Prihatin, Perempuan dari Berbagai Negara Ungkap Dugaan Pelecehan Saat Beribadah Haji

“Ini kan mau memintai keterangan dari main contractor dan subconnya yang melaksanakan,” ucap Agus saat meninjau lokasi.

Sebelumnya Konsorsium Hutama Karya mengaku akan mengecek ulang semua peralatan yang digunakan. Mereka ingin dipastikan keamanan dan keselamatan kerja pada proyek.

Sedangkan, Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Adjib Al Hakim, mengatakan akan bekerja sama dengan Komite Keselamatan Konstruksi (KKK) dari Kementerian PUPR untuk investigasi.

Sumber : Detik.com



Be Smart, Read More