Sempat Kabur, Pelaku Perampasan Akhirnya Tertangkap Saat Ngamen

Sempat Kabur, Pelaku Perampasan Akhirnya Tertangkap Saat Ngamen
Sempat Kabur, Pelaku Perampasan Akhirnya Tertangkap Saat Ngamen
Bagikan:

BERITARIAU,Sukabumi -Pelaku penganiayaan dan perampasan, El (16), babak belur dihajar warga di Cibadak, Sukabumi. Wagra ramai-ramai memukuli El saat dia tengah mengamen.

Kejadian berawal saat El pada Senin (29/1) lalu mendatangi korban, Hilda (22), yang tengah berteduh di dekat lampu merah Degung, Sukabumi. El menghampiri Hilda bersama tiga temannya yang lain.

“Hujan besar saya neduh, saat itu dia muncul pakai motor boncengan bersama teman-temannya terus nyamperin. Dia ngajak minum-minum, terus mau pinjam motor saya nolak. Dia lalu bekap tangan saya, ngeluarin silet terus nyerang ke arah wajah dan tangan,” kata Hilda di Mapolsek Cibadak, Rabu (31/1/2018).

El kemudian kabur membawa dompet Hilda. Warga datang ke lokasi sehingga El tak sempat menganiaya Hilda lebih jauh.

Terkait :   Hampir Semua Masjid Gelar Salat Gerhana dan Takbiran di Pekanbaru

Beberapa hari kemudian, tepatnya pada Rabu (29/1), Hilda mengenali El yang sedang ngamen di kawasan pertokoan di CIbadak.

“Saya masih mengenali wajahnya, dia yang menyilet wajah dan tangan saya kemudian merampas dompet berisi uang dan dokumen. Langsung aja saya hardik, dia awalnya enggak ngaku warga lainnya berdatangan dan langsung mukulin,” tutur Hilda.

Sementara itu, Kapolsek Cicurug Kompol Suhardiman menyatakan pelaku adalah warga Banten. Pelaku sudah mengakui semua perbuatannya.

“Dia mengakui telah merampas dan menganiaya saudari Hilda hingga mengalami luka di pipi dan tangan. Namun karena TKP nya di wilayah hukum Polres Kota Sukabumi pelaku kita bawa ke sana untuk pemeriksaan dan penyelidikan lebih jauh,” jelas Suhardiman.

Terkait :   Ternyata,Ponsel Jadi Penyebab Terbesar Kecelakaan Lalu Lintas, Berikut Selengkapnya

Di hadapan polisi, EI mengaku tidak hanya melakukan perampasan, ia belum lama ini telah melakukan aksi pencurian spesialis rumah dan toko.

“Saya ngambil HP dan Laptop di wilayah Kota Sukabumi, kalau di Cibadak sehari-harinya saya ngamen,” lirih EI menahan sakit akibat pukulan warga.

Visit : DETIK.COM


Berita, Populer


Be Smart, Read More