Inilah Cara Orang Yunani Kuno Buktikan Bumi Bulat, 2.000 Tahun Silam

Bagikan :
Inilah Cara Orang Yunani Kuno Buktikan Bumi Bulat, 2.000 Tahun Silam
Inilah Cara Orang Yunani Kuno Buktikan Bumi Bulat, 2.000 Tahun Silam

Panji Islam – Portal Berita IslamAda beberapa cara sederhana untuk membuktikan bahwa bumi tidak datar. (Sumber Popular Science)

Nah, jika sinar matahari masuk pada sudut dan waktu yang sama, kemudian sebatang tongkat di Alexandria dapat membuat bayangan sementara di Syene tidak, itu berarti Bumi memiliki permukaan yang bulat. Akan tetapi, Eratosthenes telah mengetahui hal tersebut. Sebab, gagasan Bumi berbentuk bola melayang diutarakan oleh Pythagoras sekitar 500 SM dan divalidasi oleh Aristoteles beberapa abad kemudian.

Jika Bumi benar-benar sebuah bola, Eratosthenes dapat menggunakan pengamatannya untuk memperkirakan lingkar seluruh planet. Karena perbedaan panjang bayangan 7 derajat di Alexandria dan Syene, itu berarti kedua kota tersebut berjarak 7 derajat terpisah di permukaan 360 derajat Bumi.

Terkait :   Geert Wilders akhirnya membatalkan kontes karikatur nabi Muhammad

Ilmuwan itu kemudian mempekerjakan seorang pria untuk mengetahui jarak antara kedua kota dan diketahui bahwa mereka terpisah 800 km. Ia kemudian menggunakan proporsi sederhana tersebut untuk menemukan lingkar Bumi, yaitu 7,2 derajat adalah 1/50 dari 360 derajat. Jadi, 800 kali 40 sama dengan 40 ribu km. Hasil yang nyaris sama dengan pengukuran dengan satelit di zaman modern.

Dan begitulah, seorang pria dari 2200 tahun yang lalu menemukan keliling planet Bumi hanya dengan tongkat dan otaknya.

Sumber : liputan6.com