Orang yang Membencimu Berbicara Keburukanmu, Abaikan! Tugasmu Jaga Hatimu

  • Whatsapp
bahagia meski dibenci
Ilustrasi (internet)

Berita Islam, Portal Berita IslamPanjiislam.com : Tidak usah pusing atau mengambil hati pada mereka yang membenci mengolok atau menfitnah kamu dengan segala tipu muslihatnya, abaikan saja mereka dan anggap angin lalu saja. Yang perlu kamu lakukan hanya perlu terus melangkah maju dan fokus pada apa yang kamu inginkan. Jadikan saja batu pijakan orang-orang yang membencimu itu sebagai pecutan agar kamu terus melangkah maju kedepan dan menjadi yang lebih baik daripada sebelum-sebelumnya.

Karena kebenaran pasti akan terungkap dengan sendirinya. dan juga sikap bencinya menandakan bahwa dia iri kepadamu karena memang kamu lebih baik darinya.

Bacaan Lainnya

Menutup mulut orang yang tidak suka dan benci terhadapmu tentu sangatlah sulit, tetapi menutup telingamu dari mereka yang membencimu pasti mudah kamu lakukan, tatkala kamu latih hatimu dengan kesabaran dan keikhlasn.

Lantas, seburuk apapun orang membicarakanmu, sebanyak apapun orang membencimu, hingga akhirnya dia memfitnahmu tanpa belas kasih, maka biarkanlah! sungguh tugasmu hanya terus menjaga hati agar tetap bersabar.

Tidak Perlu Menggubris Perkataan Buruknya Dibelakangmu, Cukup Kamu Fokus Pada Hatimu Agar Tidak Pernah Membenci

Tidak usah bersusah payah menggubris perkataan buruknya dibelakangmu, biarkan dia membiacarakanmu tiada henti, dan yang harus kamu lakukan adalah cukup kamu fokus pada hatimu agar tidak pernah membenci.

Fokuslah pada pikiranmu, kendalikan ia agar tetap berpikir bijaksana dan lunak dengan berhusnuddzan, karena itu lebih baik dan akan membuatmu lebih bersabar.

Jangan Terpancing Keadaan Lalu Emosi, Perlihatkan Kepadanya Bahwa Kamu Baik-Baik Saja Meski Dicaci Olehnya

Kendalikan hatimu, jangan pernah terpancing keadaan lalu emosi, perlihatkanah kepadanya bahwa kamu baik-baik saja meski dicaci dan diperlakukan buruk olehnya.

Karena sungguh pembalasan terbaik dan terindah kepada dia yang selalu berlaku buruk adalah dengan bersabar dan ikhlas, sebab melihatmu baik-baik saja meski berusaha dia jatuhkan adalah hal yang akan menyakitinya.

Jangan Buang Waktumu Dengan Terus Memikirkan Hinaannya, Sungguh Fokus Pada Kebaikan Allah Itu Lebih Baik

Intinya jangan pernah buang waktumu dengan terus memikirkan hinaannya, sungguh fokus pada kebaikan Allah itu lebih baik dan jauh lebih menenangkan.

Maka tatkala ada yang mengusik hidupmu dengan kebencian, bergegaslah kamu bergantung kepada Allah dengan terus berbaik sangka kepada-Nya, karena itulah yang akan membuatmu memiliki energi untuk tetap kuat dalam kesabaran dan keikhlasan.

Terkadang kita tak menyadari jika ada sikap kita yang menyinggung orang lain. Namun pada dasarnya, hal seperti itu bukanlah permasalahan yang patut dikhawatirkan, selama sikap kita tak pernah kelewatan. Toh kita memang tak selalu bisa membahagiakan semua orang. Jika sudah begini, kita harus mulai bisa membawa diri dengan baik di lingkungan pergaulan mana pun.

Ada kalanya kita juga memiliki pandangan berbeda terhadap seseorang. Maka sangat wajar jika orang lain juga terkadang memiliki pandangan yang berbeda pada kita. Mereka yang tak suka padamu, seharusnya tak boleh membuat semangat hidupmu kendor. Justru dari sikap mereka, ada beberapa pelajaran hidup yang bisa kamu ambil.

Menerima cercaan dan hinaan dari orang yang tak suka padamu memang sukar. Tapi darinya, kamu bisa belajar untuk lebih sabar.

Tak ada satu orang pun yang mau mendapatkan cercaan. Sakit hati sudah pasti dirasa. Namun justru cercaan yang datang kepadamu akan lebih melatih kesabaranmu. Kamu boleh membela diri, apalagi jika memang cercaan yang kamu terima tidak pernah terbukti. Namun kamu tak perlu membalasnya. Biarkan dia yang tak suka kepadamu terus menebarkan kebencian.

Cobalah untuk menghadapinya dengan tenang. Justru sikap ini akan menunjukkan kualitas pribadimu sesungguhnya. Jika kamu malah ikut terpancing, maka itu akan menjadi senjata bagi orang tak suka padamu untuk terus menyerangmu.

Kamu tak perlu langsung memasukkan hati atas semua cemooh yang ditujukan padamu. Cobalah untuk mulai berpikir dari sudut pandang yang berbeda – dan tentunya positif. Siapa tahu dia yang selalu mencemoohmu adalah orang yang sebenarnya iri kepadamu. Karena bisa saja hidupmu terlihat lebih nyaris sempurna dibandingkan miliknya.

Jangan biarkan siapapun merenggut kebahagiaanmu. Orang lain mungkin punya satu alasan untuk menjatuhkanmu. Namun kamu harus punya ribuan kekuatan untuk terus bangkit.

Dari sini kamu juga bisa sadar bahwa hidup bersosialisasi tak selamanya mudah. Kamu pun belajar untuk menghargai orang lain.

Darinya yang selalu mengusik harimu, setiap saat, tentu menjadikanmu paham dan mengerti. Ternyata setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda.

Dari sinilah kamu dituntut untuk menghargai perbedaan. Kamu tak harus menjadi seperti yang mereka inginkan, pun kamu tak punya kewajiban untuk membahagiakan mereka. Satu hal yang perlu kamu lakukan adalah tetap menghormatinya dan memanusiakannya, tanpa perlu untuk berupaya untuk membalas membencinya.

Selamat Berbahagia dan tetap tersenyum….

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *