• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Jumat, 19 Juni 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Islam

Di Balik Viralnya Kondisi Jamaah Haji di Muzdalifah dan Mina

Jumat. 7 Juli 2023 12:36
Reading Time: 4 mins read
452
A A
0
Di Balik Viralnya Kondisi Jamaah Haji di Muzdalifah dan Mina

#image_title

830
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

Baca Lainnya

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj – Portal Berita Islam

Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya? – Portal Berita Islam

PANJI ISLAM – Di Balik Viralnya Kondisi Jamaah Haji di Muzdalifah dan Mina

Puncak pelaksanaan haji 2023 sudah usai. Ritual yang menjadi inti dari ibadah haji ini secara real time bisa kita pantau dan ikuti melalui berbagai perangkat modern hasil inovasi dan perkembangan teknologi, khususnya via internet. Informasi berbasis tulisan, foto, video bisa dengan mudah diakses khususnya melalui berbagai media berbasis media sosial ataupun media resmi.

Mulai pemberangkatan jamaah haji dari daerahnya masing-masing, masuk asrama, pemberangkatan kloter, jamaah haji sampai Tanah Suci dan berbagai aktivitas ibadah lainnya bisa dengan mudah diakses melalui genggaman tangan kita. Seolah tak ada lagi jarak waktu dan tempat antara Tanah Air dengan Tanah Suci.

Kondisi zaman serba canggih ini tentunya sangat membantu dan bermanfaat bagi seluruh umat Islam, khususnya bagi mereka yang keluarganya ikut serta menjadi bagian dari jamaah yang melaksanakan rukun Islam kelima ini. Mereka bisa saling berbagi informasi kondisi di Tanah Air dan di Tanah Suci sehingga bisa merasa tenang karena memang cukup lama berpisah hampir 40 hari.

Namun di sisi lain, banjirnya informasi tentang kondisi di Tanah Suci yang diakses melalui media sosial membawa dampak negatif bagi mereka yang tidak selektif dalam memilah dan memilih informasi yang masuk ke gawai mereka. Berbagai konten tulisan, foto, dan video hasil editing yang dibumbuhi berbagai jenis narasi oleh pihak tertentu dengan gampang tersebar dan viral.

Berbagai konten, yang jelas-jelas memiliki konteks berbeda, juga dengan mudah bergentayangan menambah ‘bingung’ masyarakat untuk memilih mana yang hak (benar) dan mana yang hoaks. Semisal informasi Tanah Suci diguyur hujan. Maka seketika, berbagai video banjir di berbagai tempat dan kejadian banjir yang telah terjadi lama bermunculan di beranda media sosial. Caption yang mengakibatkan disinformasi pun bertebaran yang menyebut bahwa banjir tersebut sedang terjadi di Tanah Suci pada waktu itu juga.

Narasi atau caption yang ditulis di media sosial pastinya tidak ada yang tanpa motif di belakangnya. Masih saja ada oknum yang menggunakan ritual haji yang suci ini untuk berbagai motif kepentingan pribadi maupun kelompok serta berbagai keuntungan seperti keuntungan ekonomi, politik, sentimen, ataupun ujaran kebencian kepada pihak lain.

Keuntungan ekonomi misalnya. Ada saja oknum yang mengolah video-video tentang haji untuk meningkatkan jumlah followers atau subscriber-nya media sosialnya. Tentu ini akan berdampak pada pundi-pundi penghasilannya. Keuntungan politik misalnya dengan mengolah video kejadian-kejadian selama prosesi ibadah haji sebagai alat ‘menyerang’ pihak lain, seperti akomodasi yang kurang memadai atau jamaah yang terlantarkan.

Terlebih terkait dengan sisi kemanusiaan dengan objek para lansia yang pada tahun 2023 jamaah haji dari kalangan ini mencapai 30 persen atau sekitar 62 ribu lebih jamaah haji lansia. Keberadaan mereka yang lemah dan perlu banyak bantuan, bagi sebagian orang bisa menjadi komoditi berbagai kepentingan di media sosial. Padahal, apa yang terjadi sesungguhnya di lapangan, bisa 180 derajat berbeda dengan apa yang ada di media sosial.

Berdasarkan pengalaman pribadi saat menjadi petugas haji tahun 2019, ritual ibadah haji memang penuh dengan ujian kemanusiaan yang bagi sebagian orang bisa dijadikan komoditi ‘klikbait’. Bagaimana tidak. saya mendampingi jamaah kloter dengan berbagai latar belakang pendidikan, suku, profesi, umur dan karakter. Selama perjalanan khususnya saat puncak haji yang sering disebut Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), saya merasa sangat iba dengan para jamaah lansia. Terlebih saat mulai memasuki Muzdalifah yang merupakan tanah lapang dan wajib bagi jamaah untuk menginap semalam di tempat tersebut.

Di tempat inilah kondisi fisik jamaah mulai diforsir setelah sebelumnya seharian pada 9 Dzulhijjah melaksanakan wukuf di Padang Arafah. Pada malam harinya jamaah bergeser ke Muzdalifah yang memang tidak disediakan fasilitas lengkap seperti di hotel. Jutaan jamaah dari berbagai penjuru dunia berbarengan dan berbondong-bondong datang ke tanah lapang tersebut.

Dengan tempat seadanya, para jamaah yang mulai terlihat lelah ini tidur beralaskan apa saja seperti kertas, plastik, kain, bahkan ada yang tanpa menggunakan alas. Lansia yang menggunakan kursi roda pun harus tidur sambil duduk dengan hanya menggunakan kain ihram di suasana dingin di tanah lapang beratapkan langit malam. Bahkan ada yang sebagian jamaah tidak bisa tidur sama sekali, seperti petugas yang harus melayani kebutuhan jamaah seperti menghantar ke kamar kecil, menjaga barang jamaah, dan sebagainya.

Di sinilah kekuatan fisik dan mental jamaah benar-benar mulai diuji terlebih setelah masuk saatnya jamaah harus bergeser ke Mina. Dengan kondisi tidur tidak nyenyak, di pertengahan malam mereka harus dibangunkan untuk mulai antre masuk ke bus yang akan mengantarkan ke maktab di Mina. Bagi sebagian jamaah haji yang memiliki fisik kuat, khususnya dari luar negeri, ada yang memilih berjalan kaki karena bisa ditempuh sekitar 6 kilometer.

Namun sebagian besar jamaah Indonesia memilih untuk menunggu armada bus dengan rela mengantre cukup lama dan saling berdesak-desakan. Banyak jamaah yang sambil menunggu gilirannya berdiri sambil tidur dan saatnya memasuki bus, banyak jamaah yang terpisah dari rombongan dan kelompoknya. Kondisi ini memang menjadi sebuah ritual dan rutinitas yang tak bisa dihindari dalam ibadah haji.

Sehingga sebagai bagian dari prosesi haji, masyarakat harus bisa memahami bahwa pelayanan saat di Muzdalifah memang sulit untuk diharapkan bisa berjalan ‘mulus’. Pasti ada saja permasalahan yang muncul seperti orang tua yang pingsan akibat kelelahan, bus yang terlambat atau diserobot kelompok lain, dan kejadian-kejadian kemanusiaan yang lain. 

 
Di sinilah pentingnya masyarakat untuk memahami, memilah dan memilih informasi yang beredar tentang apa yang terjadi selama ritual haji, khususnya di Muzdalifah. Akan lebih bijak, masyarakat mencari informasi dari media-media yang menyampaikan informasi secara berimbang. Bukan mengonsumsi informasi di media sosial yang sering mementingkan kecepatan dan sensasi. Media sosial bisa jadi data awal dalam memperoleh informasi, namun  harus diikuti dengan klarifikasi di media-media resmi lainnya.

Mari hindari konsumsi informasi yang belum pasti dan mempengaruhi persepsi. Terlebih terkait dengan haji yang merupakan ibadah suci di Tanah yang Suci. Jangan dinodai dengan informasi tanpa klarifikasi. Semoga mabrur dan mabrurah para jamaah haji dan kita juga bisa menjalankan misi ibadah ini untuk bekal di hari nanti. Al fatihah

Muhammad Faizin, Petugas Haji 2019

Sumber Berita: www.nu.or.id

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tags: BalikDanhajihaji 2023Jamaahjamaah haji IndonesiaKondisiMinamuzdalifahperan media sosial di musim hajiViralnya

ADVERTISEMENT
Previous Post

Ibadah Haji, Upaya Mencerdaskan Kepekaan Diri dan Lingkungan

Next Post

Begini Maksud Kewajiban Berinfak Terhadap Hak-Hak yang Harus Ditunaikan

Berita Terkait

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H  – Portal Islam
Berita Islam

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 11:40
Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H  – Portal Islam
Berita Islam

Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 11:35
Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Jumat. 30 Januari 2026 05:01
Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya?  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya? – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Jumat. 12 Desember 2025 14:04
Tak Disangka, Minuman ‘Surga’ dalam Al-Qur’an Bisa Ditemukan di RI  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Tak Disangka, Minuman ‘Surga’ dalam Al-Qur’an Bisa Ditemukan di RI – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Kamis. 11 Desember 2025 14:48
30 Ungkapan Belasungkawa dan Doa Islami untuk Korban Banjir  – Portal Berita Islam
Berita Islam

30 Ungkapan Belasungkawa dan Doa Islami untuk Korban Banjir – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Kamis. 11 Desember 2025 14:35
Prabowo Resmi Umumkan Biaya Haji 2026, Ini Angkanya!  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Prabowo Resmi Umumkan Biaya Haji 2026, Ini Angkanya! – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Selasa. 9 Desember 2025 10:21
Next Post
Begini Maksud Kewajiban Berinfak Terhadap Hak-Hak yang Harus Ditunaikan

Begini Maksud Kewajiban Berinfak Terhadap Hak-Hak yang Harus Ditunaikan

Perjalanan Tokoh NU Menjadi Cawapres sejak Pilpres 2004

Perjalanan Tokoh NU Menjadi Cawapres sejak Pilpres 2004

Gus Yaqut Minta Jemaah Haji Lansia Dipulangkan Lebih Awal

Gus Yaqut Minta Jemaah Haji Lansia Dipulangkan Lebih Awal

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2484 shares
    Share 994 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1602 shares
    Share 641 Tweet 401
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1253 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Jahil Murakkab dan Runtuhnya Fabrikasi Nasab: Validasi Ilmiah KH. Imaduddin melalui Verifikasi Mustanad dan Genetik – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Metode Eliminasi dan Epistemologi Nasab: Pengantar dan Apresiasi atas Gagasan Dr. Sugeng Sugiharto – Polemik Nasab Habib

17 jam ago
Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD