• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Rabu, 29 April 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Islam

Menjiwai Hakikat Haji

Minggu. 2 Juli 2023 13:32
Reading Time: 3 mins read
447
A A
0
Menjiwai Hakikat Haji

#image_title

829
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

Baca Lainnya

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj – Portal Berita Islam

Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya? – Portal Berita Islam

PANJI ISLAM – Menjiwai Hakikat Haji

Oleh Masmuni Mahatma

Hakikat haji, setidaknya dalam perspektif filosofis, adalah manifestasi cinta, pengorbanan, dan kesetiaan. Tiga hal ini, seakan menjadi penyangga haji yang esensialitas. Seperti dalam bangunan segitiga sama sisi, yang satu tidak akan kuat dan bermakna tanpa dua sisi lainnya. Tiga sisi di atas, ilustrasi dari konstruksi hakikat haji secara kualitatif.

 

Dalam tradisi Islam, tak berlebihan manakala haji diletakkan sebagai “ibadah puncak”. Ibadah yang memerlukan pelbagai kesiapan prinsipil baik material, mentalitas, moralitas, spiritualitas, bahkan integrasi totalitas-loyalitas dari dan untuk kehambaan. Dari perspektif ini, “istitha’ah” menemukan ruang aktualisasi-produktifnya.

 

Bagi siapa saja yang hendak tunaikan ibadah haji, niscaya wajib menelusuri, menyelami, menginternalisasi nilai, spirit, dan urgensitasnya. Mulai dari urgensitas pada aspek fiqih, sosiologi, teologi, tasawuf dan kefitrahan diri. Tanpa pembekalan cukup dalam konteks ini, bisa-bisa berhaji hanya menjadi semacam “wisata,” “model traveling,” dan “tour tuna-religiusitas.” Kalau ini yang terjadi, pelan tapi pasti, berhaji tidak akan beda dengan “laku kapitalisasi” yang dikemas atas nama agama. 

Cinta dan Pengorbanan
Meminjan pembahasan Erich Fromm dalam The Art Loving, setidaknya ada dua kategori terkait cinta. Pertama, ada cinta untuk dicintai. Ini cinta yang standar. Cinta yang diakui atau tidak, sedikit-banyak meminta balas budi. Cinta penuh “tuntutan” atau sarat “timbal balik” meski dari beberapa aspek. Cinta yang terbilang agak-agak “materialistik” dan (mungkin) parsialistik. Cinta  yang minta selalu dicintai. 

 

Kedua, cinta edukatif, empatik-transformatik. Cinta untuk meraih esensi cinta itu sendiri. Cinta yang menjauhkan diri dari “tuntutan” atau “timbal balik” atau “balas budi.” Cinta yang orientasinya hanya demi wujud cinta tanpa tendensi lain. Cinta universalistik. Cinta yang benar-benar hanya untuk mencintai. Cinta yang mau diperhatikan, disahutin dan dibalas atau tidak, tetap mencintai sepenuh hati sekaligus rindu.

 

Kedua kategori cinta di atas, bukan hal yang lepas dari nalar maupun nilai fundamental sekaligus substansial. Semua tetap membutuhkan aktualisasi kerja-kerja prinsipil sebagai manifestasi pengorbanan tersendiri. Mengambil cinta kategori pertama maupun kategori kedua, tak cukup berpasrah ria. Sebab cinta adalah “bentuk kerja” visioner berbasis kasih dan rindu. 

 

Cinta tanpa basis kasih dan rindu, hanya akan mudah meletupkan pragmatisme, materialisme dan hedonisme. Cinta yang bisa menyeret tiap diri masuk perangkap ambiguistik. Ia akan menjadi cinta “kering” dan tak konstruktif. Cinta yang sering lepas dari tali dan lapisan humanistik-religiustik. Cinta paradoksal. 

 

Cinta tipe ini, akan sedikit dangkal memaknai pengorbanan. Cinta yang mengukur pengorbanan dengan kacamata fisik belaka. Tidak menempatkan kerja-kerja non-fisik sebagai bagian inheren di dalamnya. Cinta yang dalam bahasa filosof tertentu, menepikan diri dari “keterpanggilan” berkehambaan. Cinta yang kadang membawa “beban” dari pada “meniupkan solusi.”

 

Keteladanan Cinta
Eksistensi Nabi Ibrahim, Nabi Ismail, dan Siti Hajar, apapun perspektif yang dipakai, merupakan modal, model, dan wujud keteladanan cinta makhluk kepada Allah SWT. Ini yang menjadi konstruksi luhur ibadah haji selama masa. Cinta atas nama kasih, rindu, dan pengorbanan sekaligus. Perpaduan keteladanan cinta bergamis sosio-kehambaan integratif-universalistik. Sehingga jutaan manusia beriman tiada henti mendambakan dapat tunaikan ibadah haji.

 

Dengan menunaikan ibadah haji secara baik, benar, dan penuh keteladanan cinta, maka tiap diri akan ringan membawakan hati dan jiwanya. Tiap diri akan memafhumi urgensi pengorbanan dari dan untuk keteladanan cinta. Tidak akan cepat tergoda hal-hal berbau “tendensi-duniawiyah,” atau menyeretkan diri ke pusaran  perilaku beragama yang kontradiktif-materialistik.

 

Kualitas pengorbanan atasnama kecintaan dan kerinduan, ikut menentukan kadar kemabruran berhaji. Menunaikan umroh wajib sebelum berhaji, tawaf, sai, tahalul, bahkan “menghadir-utuhkan diri” di hadapan Allah SWT selama ritual Arofah, Muzdalifah, dan Mina, selalu membutuhkan pengorbanan berbasis cinta, kasih, dan rindu. Pengorbanan yang tentu tidak akan sebanding dengan yang diteladankan Nabi Ibrahim, Siti Hajar, dan Nabi Ismail. Namun itulah pengorbanan yang seyogiyanya ditransformasikan penuh spirit jihadi (QS. Al-Hujurat : 15, QS. Al-Kahfi : 110)

 

Bertolak dari semangat dan laku pengorbanan luhur dimaksud, masing-masing diri hamba yang menunaikan ibadah haji, sebetulnya hendak dijauhkan dari kecenderungan tata ritual yang destruktif. Sebab ibadah haji merupakan kejuangan lahiri-batini yang dibaluri cinta, kasih, rindu, dan pengorbanan fisik-nonfisik hatta psikologis. Apalagi kemabruran haji, dalam perspektif teologis, tiada lain adalah perjuangan “merapikan” egoisme diri, baik selaiknya manusia sekaligus khalifah Allah SWT itu sendiri. 

Dr. Masmuni Mahatma, S.Fil.I, M.Ag adalah Ketua PWNU Kepulauan Bangka Belitung

Sumber Berita: www.nu.or.id

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tags: hajihaji 2023HakikatMenjiwaiOpini

ADVERTISEMENT
Previous Post

Jadwal Sholat untuk Jakarta dan Sekitarnya Minggu 2 Juli 2023/13 Dzulhijjah 1444 H

Next Post

Puncak Haji Berakhir, 98 Persen Jemaah Reguler Jalani Haji Tamattu

Berita Terkait

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H  – Portal Islam
Berita Islam

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 11:40
Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H  – Portal Islam
Berita Islam

Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 11:35
Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Jumat. 30 Januari 2026 05:01
Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya?  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya? – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Jumat. 12 Desember 2025 14:04
Tak Disangka, Minuman ‘Surga’ dalam Al-Qur’an Bisa Ditemukan di RI  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Tak Disangka, Minuman ‘Surga’ dalam Al-Qur’an Bisa Ditemukan di RI – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Kamis. 11 Desember 2025 14:48
30 Ungkapan Belasungkawa dan Doa Islami untuk Korban Banjir  – Portal Berita Islam
Berita Islam

30 Ungkapan Belasungkawa dan Doa Islami untuk Korban Banjir – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Kamis. 11 Desember 2025 14:35
Prabowo Resmi Umumkan Biaya Haji 2026, Ini Angkanya!  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Prabowo Resmi Umumkan Biaya Haji 2026, Ini Angkanya! – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Selasa. 9 Desember 2025 10:21
Next Post
Puncak Haji Berakhir, 98 Persen Jemaah Reguler Jalani Haji Tamattu

Puncak Haji Berakhir, 98 Persen Jemaah Reguler Jalani Haji Tamattu

Saat Abdullah bin Umar Bagikan Daging Kurban Untuk Seorang Yahudi

Saat Abdullah bin Umar Bagikan Daging Kurban Untuk Seorang Yahudi

Akhir Hari Tasyrik, Jemaah Nafar Tsani Mulai Tinggalkan Mina

Akhir Hari Tasyrik, Jemaah Nafar Tsani Mulai Tinggalkan Mina

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2482 shares
    Share 993 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1505 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1250 shares
    Share 500 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

The Beginning of Baalwisasi-Yamanisasi: Penyelewengan Definisi Habib dan Ahlul Bait – Polemik Nasab Habib

6 jam ago
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam? – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Riziq Syihab Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW Secara Absolut – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
Ternyata Kata Mukibbin Sudah Ada Dalam Al-Qur’an – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi – Polemik Nasab Habib

1 minggu ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini – Polemik Nasab Habib

1 minggu ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD