• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Minggu, 26 April 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Islam

Peneliti Senior: Gus Dur Menjaga Persatuan dalam Keberagaman

Senin. 29 Mei 2023 21:37
Reading Time: 3 mins read
455
A A
0
Peneliti Senior: Gus Dur Menjaga Persatuan dalam Keberagaman

#image_title

828
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

Baca Lainnya

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj – Portal Berita Islam

Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya? – Portal Berita Islam

Peneliti Senior: Gus Dur Menjaga Persatuan dalam Keberagaman

Jakarta, NU Online
Sosok Presiden Ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau dikenal Gus Dur masih mengakar dalam ingatan masyarakat, terkhusus bagi para aktivis lintas agama. Gus Dur dinilai sebagai sosok yang membuat persatuan, nasionalisme dan perbedaan di tengah-tengah masyarakat semakin indah, sehingga kerukunan serta kondusivitas dapat direalisasikan. 

Peneliti senior Wahid Foundation sekaligus perumus 9 Nilai Utama Gus Dur Ahmad Suaedy mengatakan, Gus Dur merupakan sosok yang memperjuangkan kesetaraan warga negara. Apa yang diperjuangkan Gus Dur mirip dengan Revolusi Perancis 1789-1799 yang mampu mengubah tatanan kehidupan masyarakat Eropa secara keseluruhan.

 

Ia menambahkan, sebelum maupun setelah menjadi Presiden, Gus Dur terlibat langsung memperjuangkan kesetaraan warga negara, antara lain yaitu mengatasi konflik Papua dan Aceh serta membela minoritas, aliran kepercayaan dan Konghucu.

Bagi Suaedy, hal yang paling menarik dari sosok Gus Dur adalah ketika mampu menyelesaikan Papua karena status Gus Dur yang tidak hanya sebagai seorang Presiden, tetapi juga sebagai ulama Islam Ahlussunnah wal Jamaah Nahdlatul Ulama. 

“Pertanyaan waktu saya menyusun disertasi mengapa Gus Dur selaku tokoh Islam Aswaja kok memikirkan konflik seperti itu? Apa yang dilakukan Gus Dur? Yang dilakukan Gus Dur adalah menyetarakan kewarganegaraan,” kata Suaedy, Senin (29/5/2023). 

Berdasarkan hasil penelitian disertasinya tersebut, Dekan Fakultas Islam Nusantara Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) ini menyebut bahwa Gus Dur mengembalikan istilah negara yang sempat disalahpahami. Era Orde Baru, negara merupakan pihak yang benar, sementara warga negara adalah pihak yang salah dan harus ditundukkan. 

“Gus Dur membalik. Kebenaran ada di warga negara, negara harus memperhatikan kemauan warga negara, asasnya adalah kesetaraan,” tuturnya. 

Oleh karena itu, katanya, yang pertama kali dilakukan Gus Dur kepada orang-orang Papua yakni menawarkan perihal kewarganegaraan. Kemudian mengajak mereka berdialog untuk menyelesaikan titik masalah yang saat itu dipersoalkan. Dalam diskusi bersama warga Papua dan Gerakan Aceh Merdeka, Gus Dur mengakui bahwa kesalahan terletak pada sikap negara, yang hanya melindungi mereka-mereka yang mengakui NKRI, sementara orang-orang Papua dan Aceh yang belum mengakui NKRI dibunuh dan diberangus. 

“Gus DUr melihat dalam melihat kasus waktu itu kesalahan ada pada negara karena negara tidak memberikan keadilan kepada mereka, sehingga dengan adanya kesetaraan itu mereka harus diajak negaranya,” ujarnya.

Suaedy menegaskan, apa yang dilakukan oleh Gus Dur sebelum dan selama menjadi Presiden, berdampak positif terhadap kerukunan dan solidaritas bangsa Indonesia saat itu. Sosok Gus Dur semakin menegaskan bahwa keberagaman bukan halangan untuk hidup saling berdampingan dan mendapatkan ketentraman menjadi warga negara Indonesia. 

 

Sementara itu, Alissa Qotrunnada Wahid atau bisa disapa Alissa Wahid mengatakan, Gus Dur selama hidupnya bekerja keras agar keberagaman yang dimiliki Indonesia dapat memajukan bangsanya dalam segala aspek. Salah satu kunci dari majunya bangsa Indonesia adalah dengan tidak lagi mempertentangkan keberagaman melalui ajaran agama yang dianut oleh masing-masing individu warga negara. 

Menurut Alissa, perbedaan yang ada sudah terpatri di dalam Pancasila, sehingga dalam konteks hidup berbangsa dan bernegara, seluruh masyarakat Indonesia merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Artinya, semuanya memiliki komitmen dan tanggung jawab untuk menjaga keutuhan NKRI. 

 

Selain itu, adanya kelompok-kelompok yang masih mempertentangkan Islam dan Pancasila berarti seseorang belum memahami nilai ajaran Islam secara utuh. Sebab, di dalam Pancasila tersebut terilhami oleh nilai-nilai agama termasuk di dalamnya agama Islam. 

 

“Insyaallah itu juga nilai-nilai ilahiah. Makanya ya sama, Pancasila akan baik di setiap zaman dan ruang,” ucapnya. 

Alissa lantas mengutip pernyataan Gus Dur bahwa Pancasila bukanlah agama dan selamanya tidak akan menggantikan posisi agama. Dengan demikian maka tidak relevan kalau masih ada yang mempertentangkan Islam dan Pancasila. 

“Bagi beliau, Pancasila sebagai panduan hidup bersama, itu yang membuat kita harus melihat Indonesia yang kelahirannya sudah beragam. Sedangkan Pancasila adalah yang mengikat keberagaman tersebut. Indonesia itu ada karena keberagaman, kalau tidak beragam jangan ada Indonesia,” kata Alissa menirukan pernyataan Gus Dur. 

 

Kontributor: Abdul Rahman Ahdori
Editor: Kendi Setiawan

Sumber Berita: www.nu.or.id

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tags: dalamDurGusgus durKeberagamanMenjagaPancasilaPenelitipersatuanSenior

ADVERTISEMENT
Previous Post

2 Minuman Kesukaan Nabi Muhammad SAW Ampuh Obati Berbagai Penyakit

Next Post

Keistimewaan Uban, Menjadi Cahaya di Hari Kiamat

Berita Terkait

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H  – Portal Islam
Berita Islam

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 11:40
Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H  – Portal Islam
Berita Islam

Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 11:35
Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Jumat. 30 Januari 2026 05:01
Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya?  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya? – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Jumat. 12 Desember 2025 14:04
Tak Disangka, Minuman ‘Surga’ dalam Al-Qur’an Bisa Ditemukan di RI  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Tak Disangka, Minuman ‘Surga’ dalam Al-Qur’an Bisa Ditemukan di RI – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Kamis. 11 Desember 2025 14:48
30 Ungkapan Belasungkawa dan Doa Islami untuk Korban Banjir  – Portal Berita Islam
Berita Islam

30 Ungkapan Belasungkawa dan Doa Islami untuk Korban Banjir – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Kamis. 11 Desember 2025 14:35
Prabowo Resmi Umumkan Biaya Haji 2026, Ini Angkanya!  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Prabowo Resmi Umumkan Biaya Haji 2026, Ini Angkanya! – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Selasa. 9 Desember 2025 10:21
Next Post
Keistimewaan Uban, Menjadi Cahaya di Hari Kiamat

Keistimewaan Uban, Menjadi Cahaya di Hari Kiamat

Santri di Ciamis Jadi Korban Tabrak Lari Moge, Sempat Alami Muntah Darah

Kalau Distribusi Katering Jemaah Haji Terlambat, Penyedia Terancam Sanksi

Kalau Distribusi Katering Jemaah Haji Terlambat, Penyedia Terancam Sanksi

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2482 shares
    Share 993 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1505 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1249 shares
    Share 500 Tweet 312
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam? – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Riziq Syihab Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW Secara Absolut – Polemik Nasab Habib

15 jam ago
Ternyata Kata Mukibbin Sudah Ada Dalam Al-Qur’an – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini – Polemik Nasab Habib

5 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026 – Polemik Nasab Habib

1 minggu ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD