• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Sabtu, 18 April 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Islam

Kisah Syekh Yusuf Al Makassari di Afrika Selatan, Inspirasi Nelson Mandela Melawan Apartheid

Rabu. 24 Mei 2023 13:52
Reading Time: 3 mins read
437
A A
0
Kisah Syekh Yusuf Al Makassari di Afrika Selatan, Inspirasi Nelson Mandela Melawan Apartheid

#image_title

829
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

Baca Lainnya

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj – Portal Berita Islam

Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya? – Portal Berita Islam

Jika ada seorang ulama paling berpengaruh di Benua Afrika dan diakui di dunia internasional, nama itu  Syekh Yusuf Al Makassari. Ia bahkan dianggap peletak dasar Islam di Afrika Selatan dan menginspirasi perjuangan Nelson Mandela melawan Apartheid. Bagaimana kisahnya?

Kisah ini bermula dari Gowa, Makassar, Sulawesi Selatan, 3 Juli 1626. Sosok ini adalah Syekh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalawati al-Makassar Al-Bantani.

Dalam buku Syekh Yusuf Makassar: Ulama, Sufi Pejuang (Obor, 1994) oleh Abu Hamid diceritakan, ia adalah peletak dasar Islam di Afrika Selatan.

Hal ini lantaran, di Afrika Selatan, ia membawa banyak perubahan dan mengispirasi lewat ajaran-jarannya. Ia bersama murid-muridnya yang juga ulama memberi pengajaran kepada para budak dan tawanan perang soal konsepsi Islam dan kemanusiaan secara umum.

Ajarannya soal kesetaraan manusia disukai oleh banyak pihak, para warga melayu yang dibuang dan orang-orang Arab, serta warga lokal Afrika yang terpinggirkan. Ia bahkan mengispirasi perjuangan masyarakat Afrika Selatan yang ingin mewujudkan persatuan dan kesatuan di tengah penindasan penjajah.

Di negerinya sendiri, khususnya di kerajaan Gowa Makassar, Syekh Yusuf Al Makassar merupakan ulama dan sufi yang dibenci Belanda lantaran senantiasa mengobarkan perlawanan ke penjajah.

Apalagi, posisinya juga penting di kerajaan itu, yakni sebagai salah satu pembesar kerajaan yang terus mengobarkan perlawanan.

“Orang bangsawan penting yang mencapai pantai kita (Afrika) adalah Syekh Yusuf. Pemimpin ini merupakan duri dalam daging bagi Kompeni Belanda di Hindia Timur,” kata Abu Hamid dalam buku tersebut (hal.63).

Jejak Pendidikan, Pengasingan hingga Mengenalkan Islam di Afrika Selatan

Sedari kecil, beliau sudah belajar Islam dan tradisi.

Ia belajar dari ulama-ulama lokal.  Usia 15 tahun, Syekh Yusuf dengan nama kecil Muhammad Yusuf itu mendapatkan pengajaran agama dari ulama kerajaan Gowa, Daeng RI Tassamang.

Lantas, ia pergi ke Banten dan Aceh, ia belajar pada ulama bernama Syekh Nuruddin Ar-Ranniri dan sejumla ulama. Lantas, pada tahun 1644 ia pergi ke Makkah dan Madinah, juga ke Yaman.

Ketika hendak balik ke Indonesia, ia tahu ia akan kesulitan. Selama hampir 20 tahun di Timur Tengah, ia bergerilya menyiapkan para murid dan berkorespondensi dengan ulama-ulama dan jaringan perjuanga di Indonesia untuk mengobarkan perjuangan melawan penjajah.

Ia pun akhirnya bisa pulang ke tanah air, tapi tidak ke Gowa karena waktu itu penjajah Belanda sudah menguasai daerah kelahirannya.

Ia pun ke Banten dan bersama Sultan Ageng Tirtayasa melakukan sejumlah perlawanan atas Belanda di Tangerang, Banten dan menginspirasi perlawanan-perlawanan masyarakat di sejumlah wilayah.

Atas aktivitas dan pengaruhnya inilah, ia dibenci penjajah Belanda. Hingga ia pun ditangkap oleh Belanda dan diasingkan ke beberapa negara seperti Ceylon (Sri Langka) dan Cape Town (Afrike Selatan).

Baca Juga: Syekh Yusuf Al Makassar Pengaruh Sufisme dan Ajaran

Sebagai seorang ulama, Syekh Yusuf Al-Makasari dikenal sebagai seorang ulama sufi yang mengajarkan ilmu ini ke masyarakat dan punya pengaruh besar.

Ia dikenal sebagai seorang mursyid, istilah guru dalam tarekat. Tarekat sendiri adalah ilmu Islam dan dikenal sebagai laku seorang sufi. Ia adalah mursyid dari tarekat Khalwatiyah.

Syekh Yusuf Al-Makassari juga menuliskan banyak kitab semasa hidupnya. Kitab-kitab ini bahkan masih jadi rujukan hingga kini.

Salah satu kitabnya, Safiinat An Najah, bahkan menjadi kitab wajib yang didasarkan di pesantren-pesantren salaf di Indonesia. Kitab ini merupakan kitab ringkas berisi dasar-dasar ilmu Fiqih berdasarkan mazhab Syafii, mazhab mayoritas yang dianut umat muslim di Indonesia.

Jadi, bisa bayangkan, ajaran Mazhab Syafi’I yang diajarkan di Indonesia oleh banyak ulama salah satunya tersebar berkat pengaruh ajaran dari Syekh Yusuf Al-Makassari.

Kitab yang beliau bikin

  • Safinatun Najah
  • Zubdad Al Asraar fi Tahqiq Ba’d Masyarib Al Akhyar
  • Taj Al Asraar fi Tahqiq Masyrab Al ‘Arifin min Ahl Al Istibshar
  • Matalib As Salikiin,
  • Fath Kaifiyyah Az Zikr,
  • Dll

Akhir Hidup Syekh Yusuf Al-Makassari

Syekh Yusuf Al-Makasasr wafat pada 23 Mei 1699. Para pengikut Yusuf menjadikan hari wafatnya sebagai hari peringatan (haul) laiknya ulama-ulama besar lainnya dalam tradisi Sunni.

Bahkan, Nelson Mandela, mantan presiden Afrika Selatan menyebutnya sebagai salah seorang Putra Afrika Terbaik.

Jenazah Syekh Yusuf kemudian dibawa ke Gowa. Ia dimakamkan di Lakiung, pada April 1705.

Untuk mengenang jasa-jasanya, pada 7 Agustus 1995, pemerintah Indonesia menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional berdasarkan SK Presiden No. 071/TK/1995.

Tulisan ini sebelumnya pernah muncul di Kompas.tv dengan judul Syekh Yusuf dan perjuangan di Afrika 

Sumber Berita: islami.co

Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tags: AfrikaApartheidInspirasiKisahMakassariMandelaMelawanNelsonSelatanSyekhYusuf

ADVERTISEMENT
Previous Post

Lantik PWNU Sumut, Gus Yahya: Lakukan Ikhtiar agar Barokah NU Dirasakan Masyarakat

Next Post

Begini Nasib Para Penerbit Indie di Tengah Banyaknya Toko Buku Gulung Tikar

Berita Terkait

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H  – Portal Islam
Berita Islam

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 11:40
Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H  – Portal Islam
Berita Islam

Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 11:35
Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Jumat. 30 Januari 2026 05:01
Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya?  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya? – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Jumat. 12 Desember 2025 14:04
Tak Disangka, Minuman ‘Surga’ dalam Al-Qur’an Bisa Ditemukan di RI  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Tak Disangka, Minuman ‘Surga’ dalam Al-Qur’an Bisa Ditemukan di RI – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Kamis. 11 Desember 2025 14:48
30 Ungkapan Belasungkawa dan Doa Islami untuk Korban Banjir  – Portal Berita Islam
Berita Islam

30 Ungkapan Belasungkawa dan Doa Islami untuk Korban Banjir – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Kamis. 11 Desember 2025 14:35
Prabowo Resmi Umumkan Biaya Haji 2026, Ini Angkanya!  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Prabowo Resmi Umumkan Biaya Haji 2026, Ini Angkanya! – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Selasa. 9 Desember 2025 10:21
Next Post
Begini Nasib Para Penerbit Indie di Tengah Banyaknya Toko Buku Gulung Tikar

Begini Nasib Para Penerbit Indie di Tengah Banyaknya Toko Buku Gulung Tikar

Mengenal Kepemimpinan Qushay bin Kilab: Kakek Buyut Rasulullah yang Pluralis nan Kontroversial

Mengenal Kepemimpinan Qushay bin Kilab: Kakek Buyut Rasulullah yang Pluralis nan Kontroversial

Heboh Ceramah Pendakwah Cecar Aksi Pembuatan Konten di Masjidil Haram, Apakah Bisa Berhenti?

Alasan Jemaah Haji 2023 Dilarang Bawa Jimat: Dianggap Sihir, Potensi Dihukum Berat

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2481 shares
    Share 992 Tweet 620
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1504 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1249 shares
    Share 500 Tweet 312
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026 – Polemik Nasab Habib

9 menit ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi – Polemik Nasab Habib

9 jam ago
Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib

1 hari ago
Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil: Ditradisikan oleh Walisongo Sunan Ampel, Namun Diduga Sejarah Dibelokkan oleh Oknum? – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menjaga Marwah Sejarah: Fakta Autentik Trah Sunan Ampel dan Keadilan untuk Leluhur di Winongan yang Menjadi Korban – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD