• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Sabtu, 2 Mei 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Islam

Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 199: Urgen​​​​​​​si Istighfar Setelah Beribadah Haji

Senin. 15 Mei 2023 01:17
Reading Time: 4 mins read
451
A A
0
Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 199: Urgen​​​​​​​si Istighfar Setelah Beribadah Haji

#image_title

829
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

Baca Lainnya

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj – Portal Berita Islam

Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya? – Portal Berita Islam

Berikut ini adalah teks, transliterasi, terjemahan, sababun nuzul dan kutipan sejumlah tafsir ulama atas surat Al-Baqarah ayat 199:

ثُمَّ اَفِيْضُوْا مِنْ حَيْثُ اَفَاضَ النَّاسُ وَاسْتَغْفِرُوا اللّٰهَۗ اِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
 

Tsumma afīdlū min ḫaitsu afādlan-nāsu wastaghfirullāh, innallāha ghafūrur raḫīm.
 

Artinya, “Kemudian, bertolaklah kamu dari tempat orang-orang bertolak (Arafah) dan mohonlah ampunan kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
 

 

Sababun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 199

Imam As-Suyuthi dalam Ad-Durrul Mantsur meriwayatkan sababun nuzul surat Al-Baqarah ayat 199. Berikut ini riwayatnya:
 

أخرج البُخَارِيّ وَمُسلم وَأَبُو دَاوُد وَالتِّرْمِذِيّ وَالنَّسَائِيّ وَابْن جرير وَابْن الْمُنْذر وَابْن أبي حَاتِم وَأَبُو نعيم فِي الدَّلَائِل وَالْبَيْهَقِيّ فِي سنَنه عَن عَائِشَة قَالَت: كَانَت قُرَيْش وَمن دَان دينهَا يقفون بِالْمُزْدَلِفَةِ وَكَانُوا يسمون الحمس وَكَانَت سَائِر الْعَرَب يقفون بِعَرَفَات. فَلَمَّا جَاءَ الإِسلام أَمر نبيه أَن يَأْتِي عَرَفَات ثمَّ يقف بهَا ثمَّ يفِيض مِنْهَا فَذَلِك قَوْله: ثمَّ أفيضوا من حَيْثُ أَفَاضَ النَّاس

 

Artinya: “Imam Al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Ibnu Jarir, Ibnul Mundzir, Ibnu Abi Hatim, Abu Nuaim dalam Kitab Dalail dan Al-Baihaqi dalam Kitab Sunan-nya meriwayatkan dari Aisyah, ia berkata: “Dulu orang Quraisy dan oran​​​​​​​g yang menjadi keturunannya menetap diri di Muzdalifah, (mereka menyebutnya dengan ‘Hums’) sedangkan suku Arab lainnya melakukan wukuf di Arafah. Setelah Islam datang, ia memerintah Nabi saw (dan orang-orang Quraisy) untuk wukuf di Arafah, kemudian bertolak darinya. Hal itu merupakan firman Allah: Tsumma afīdlū min ḫaitsu afādlan-nāsu.” (As-Suyuthi, Ad-Durul Mantsur, [Beirut, Darul Fikr], juz I, halaman 545).
 

 

Ragam Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 199

Prof Quraisy Syihab dalam tafsirnya menjelaskan bahwa rangkaian urutan dengan menggunakan kata tsumma di atas bukan dalam arti melakukan sesuatu sesudah sesuatu yang lain, atau tartibul fi’li. Karena jika demikian, bertolak dari Arafah baru dilaksanakan setelah berada di Muzdalifah, melainkan menjelaskan runtutan kabar yang dijelaskan setelah kabar lainnya, atau tartibul khabari. (Quraisy Syihab, Tafsir Al-Misbah, volume I, halaman 437).
 

Lebih lanjut Prof Quraisy menjelaskan bahwa ayat di atas turun untuk sebagian masyarakat Jahiliah, khususnya suku Quraisy, yang merasa status sosialnya lebih tinggi dari suku-suku yang lain, sehingga mereka tidak bertolak dari Arafah. Mereka enggan wukuf di Arafah, karena itu mereka bertolak dari Muzdalifah: “Kami penduduk Makkah, kami tidak sama dengan penduduk lain, kami memiliki keistimewaan ”. Mereka menamainya dengan golongan ‘Al-Hums’. (Quraisy Syihab, 437).
 

Imam As-Suyuthi dalam Tafsirul Jalalain secara jelas menggunakan khitab kepada orang-orang Quraisy. Ia menjelaskan bahwa ayat di atas secara jelas ditujukan kepada orang-orang Quraisy untuk tidak merasa sombong dengan menetap diri di Muzdalifah dan tidak mau wukuf di Arafah bersama yang lain. Kemudian mereka diberi perintah untuk meminta ampunan kepada Allah atas dosa-dosa mereka. (As-Suyuthi, Tafsirul Jalalain pada Hasyiyatus Shawi, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyah: 2013 M], juz I, halaman 123). 
 

Dalam hal ini makna al-ifadhah pada ayat di atas ialah perintah yang ditujukan untuk orang-orang Quraisy untuk bertolak menuju Arafah untuk melaksanakan wukuf sebagaimana yang lain. 
 

Namun, dalam riwayat lain yang juga dijelaskan oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa maksud dari al-ifadhah di atas ialah bertolak dari Muzdalifah menuju Mina untuk melaksanakan lempar jumrah. Berikut ini penjelasan Ibnu Katsir:
 

ثُمَّ رَوَى الْبُخَارِيُّ مِنْ حَدِيثِ مُوسَى بن عقبة، عن كُرَيب، عن ابن عباس مَا يَقْتَضِي أَنَّ الْمُرَادَ بِالْإِفَاضَةِ هَاهُنَا هِيَ الْإِفَاضَةُ مِنَ الْمُزْدَلِفَةِ إِلَى مِنًى لِرَمْيِ الْجِمَارِ, فَاللَّهُ أَعْلَمُ. وَحَكَاهُ ابنُ جَرِيرٍ، عَنِ الضَّحَّاكِ بْنِ مُزَاحِمٍ فَقَطْ. قَالَ: وَالْمُرَادُ بِالنَّاسِ: إِبْرَاهِيمَ، عَلَيْهِ السَّلَامُ

 

Artinya, “Kemudian Imam Al-Bukhari meriwayatkan dari hadits Musa bin Uqbah, dari Kuraib, dari Ibnu Abbas, sesuatu yang menunjukkan bahwa maksud dari bertolak di sini ialah bertolak dari Muzdalifah ke Mina untuk melempar jumrah. Wallahu a’lam. Diriwayatkan Ibnu Jarir dari Ad-Dahhak bin Muzahim. Ia berkata: “Maksud dari lafal an-nas pada ayat di atas ialah Nabi Ibrahim as.” (Ibnu Katsir, Tafsir Al-Qur’anil ’Azhim, [Riyadh, Dar Thayyibah lin Nasyri wat Tauzi’: 1999 M/ 1420 H], juz I, halaman 556).
 

Riwayat yang kedua ini diamini oleh Syekh Nawawi Banten​​​​​​​ dalam tafsirnya. Ia berpegangan pada riwayat Ad-Dahhak. Ia menjelaskan bahwa maksud dari ayat di atas ialah perintah kepada jamaah haji untuk bertolak dari Muzdalifah menuju Mina sebelum terbitnya matahari untuk melaksanakan lempar jumrah dan menyembelih kurban sebagaimana dilakukan dahulu oleh Nabi Ibrahim dan Ismail, juga sesuai tuntunan Nabi Muhammad saw. 
 

Hal tersebut dikarenakan dahulu masyarakat Arab setelah menetap di Muzdalifah mereka bertolak menuju Mina setelah terbitnya matahari. (Nawawi Al-Bantani, Marah Labid, juz I, halaman 47).
 

Adapun maksud dari lafal “wastaghfirullāh” pada ayat di atas ialah perintah untuk membaca istigfar dengan lisan, meminta ampunan kepada Allah dengan bertaubat dalam hati, yakni dengan rasa penyesalan atas kelalaian dalam menjalankan perintah Allah dan beri’tikad untuk tidak lalai di kemudian hari dengan harapan mendapatkan ridha dari Allah. (Al-Bantani, I/47).
 

Ada beberapa kesimpulan yang dapat diambil dari penjelasan di atas, di antaranya:

  1. Larangan berlaku sombong dan merasa kelompok atau diri sendiri lebih istimewa atau lebih baik dari yang lain. Sebab semuanya sama di mata Allah.
  2. Perintah untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan tuntunan syariat.
  3. Selalu meminta ampunan kepada Allah baik setelah melakukan kesalahan atau bahkan setelah melaksanakan ibadah sekalipun, seperti haji.
    Sebagaimana dijelaskan Rasulullah saw selalu beristighfar sebanyak tiga kali setelah selesai shalat. Sebab, bagaimanapun ibadah yang kita lakukan tak jarang bahkan tidak sesuai dengan syariat dan memiliki banyak kekurangan. ​​​​​​​Wallahu a’lam 

 

Ustadz Alwi Jamalulel Ubab, Alumni Pesantren KHAS Kempek Cirebon dan Mahasantri Ma’had Aly Saidussidiqiyah Jakarta.
 

Sumber Berita: islam.nu.or.id

Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tags: Al-BaqarahAlBaqarahAyatayat hajiayat-ayat hajiBeribadahhajiSuratSurat Al-BaqarahTafsirtafsir Al-Baqarahterjemah Al-BaqarahUrgensiIstighfarSetelah

ADVERTISEMENT
Previous Post

Cara Efektif Mendidik Anak menurut Imam Al-Ghazali

Next Post

PCINU Ungkap Awal Mula Bentrok antara Militer dan Paramiliter di Sudan

Berita Terkait

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H  – Portal Islam
Berita Islam

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 11:40
Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H  – Portal Islam
Berita Islam

Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 11:35
Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Jumat. 30 Januari 2026 05:01
Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya?  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya? – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Jumat. 12 Desember 2025 14:04
Tak Disangka, Minuman ‘Surga’ dalam Al-Qur’an Bisa Ditemukan di RI  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Tak Disangka, Minuman ‘Surga’ dalam Al-Qur’an Bisa Ditemukan di RI – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Kamis. 11 Desember 2025 14:48
30 Ungkapan Belasungkawa dan Doa Islami untuk Korban Banjir  – Portal Berita Islam
Berita Islam

30 Ungkapan Belasungkawa dan Doa Islami untuk Korban Banjir – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Kamis. 11 Desember 2025 14:35
Prabowo Resmi Umumkan Biaya Haji 2026, Ini Angkanya!  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Prabowo Resmi Umumkan Biaya Haji 2026, Ini Angkanya! – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Selasa. 9 Desember 2025 10:21
Next Post
PCINU Ungkap Awal Mula Bentrok antara Militer dan Paramiliter di Sudan

PCINU Ungkap Awal Mula Bentrok antara Militer dan Paramiliter di Sudan

12 Mei Ditutup, Sebanyak 196.377 Jamaah Lunasi Biaya Haji

12 Mei Ditutup, Sebanyak 196.377 Jamaah Lunasi Biaya Haji

Harlah ke-63, Lesbumi Usung Tema Perkuat Strategi Kebudayaan Nusantara untuk Peradaban Dunia

Harlah ke-63, Lesbumi Usung Tema Perkuat Strategi Kebudayaan Nusantara untuk Peradaban Dunia

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2482 shares
    Share 993 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1505 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1250 shares
    Share 500 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Syekh Nawawai Tsani Dari Banten di Abad Modern – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Syekh Nawawai Tsani Dari Banten di Abad Modern – Polemik Nasab Habib

1 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

The Beginning of Baalwisasi-Yamanisasi: Penyelewengan Definisi Habib dan Ahlul Bait – Polemik Nasab Habib

3 hari ago
Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam? – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Riziq Syihab Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW Secara Absolut – Polemik Nasab Habib

7 hari ago
Ternyata Kata Mukibbin Sudah Ada Dalam Al-Qur’an – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi – Polemik Nasab Habib

1 minggu ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD